
- Jumlah kata
- 20.1K
- Popular
- 100
- Subscribe
- 2
Sinopsis
kisah kehidupan Sea wanita berusia 20 tahun, terlahir dari kedua orang tua yang tidak menginginkan kehadirannya. sea selalu dasingkan, keluarganya lebih menyayangi kedua kakaknya. dipertemanan dia merupakan anak yang ceria, ia memiliki seorang pacar yang ternyata juga mengkhianatinya. sampai ia dipertemukan oleh seorang pria dewasa yang sangat menyayanginya.
Ulasan
0 ulasan
Belum ada ulasan
Jadilah yang pertama menulis komentar
Bab 1 Balapan
*
Pagi hari sekali Sea sudah bangun, ia langsung merapikan kamarnya. setelah selesai ia langsung kembali kedapur untuk lanjut mengerjakan kerjaan rumah dan memasak.
setelah selesai sea langsung mandi dan bersiap untuk berangkat kekampus. ia senangaja cepat mandi agar keluarganya tidak melihatnya.
setelah ia mendorong motornya keluar jauh dari rumahnya, ia baru merasa tenang berangkat kekampus.
sesampai dikampus ia melihat Kevin dan Cia sudah menunggunya dikantin universitas.
"Hay Sea, pasti kamu belum sarapan kan? ayok kita sarapan bareng dikantin." ajak Cia sambil menarik tangannya, diikuti oleh Kevin.
"kalian tau saja kalau cacing dilambungku sudah demo sejak tadi." ucap Sea sambil tersenyum.
Kevin dan Cia saling berpandangan dan melempar senyum.
kedua sahabat Sea sangat memahaminya, bahkan mereka tau kalau sea tidak pernah sarapan dirumah walaupun ia yang memasak sarapan dirumah.
setelah selesai makan, seperti biasa mereka duduk ditaman menunggu kuliah masuk.
"hari ini kamu pulang jam berapa? kalau kamu mau kita hari ini ada pekerjaan buatmu. lumayan taruhannya besar." ucap Cia.
"main dimana? Sea ikut donk!" ucap Sea.
"Aman! kami sudah mendaftarkan mu. ini acara dari Deri club sebelah, lumayan juga uangnya besar.." ucap Kevin.
"Kamu jadi keluar dari rumah?" tanya Cia penasaran.
"Iya... jujur Aku sudah tidak tahan, Bahkan mereka sama sekali melupakanku. untuk uang ujian berikutnya Aku juga harus membayarnya sendiri." Ucap Sea pelan.
"Gimana Kalau kamu tinggal dirumah saja. mama dan Papa pasti senang kalau Aku punya teman dirumah." ucap Cia.
"Makasih Cia, tapi Lagi-lagi Aku tidak mau menyusahkan orang lain untuk hidupku." ucap Sea.
"Tapi nanti kamu akan memberi tahu kami kan tempat tinggal mu yang baru?" tanya Kevin.
"iya donk! sudah ya... sekarang kita harus mempersiapkan untuk acara malam ini." ucap Sea bersemangat.
Sea bersemangat untuk pertandingan malam ini, ia yakin pasti dewa keselamatan akan memenangkan dirinya. Sea memang mencari uang dengan cara pertandingan balab motor, kalau ia berhasil menang maka ia bisa menghasilkan uang yang banyak. ia sengaja mencari uang dengan cara seperti itu karna orang tuanya tidak pernah memberinya uang dan membayar uang kuliahnya.
**
Dirumah pak Wijaya dan Bu Rusna baru saja bangun, dan sudah melihat makan dan teh hangat sudah tersaji dimeja makan. Ibu Rusna tau itu adalah pekerjaan Sea yang selalu bangun pagi untuk masak sebelum berangkat kuliah. Tapi ia tetap belum bisa menyukai Sea, selama ini ia hanya peduli dengan dua anaknya saja.
sementara pak Wijaya tidak peduli siapa yang memasak, dia hanya akan menikmati teh dan makanan yang sudah tersedia dimeja makan sambil membaca koran.
Seli dan Sony baru saja bangun dan mereka langsung berebut kamar mandi untuk mandi.
membuat pak Wijaya murka pada Seli dan Sony karna pagi-pagi sudah merusak moddnya.
"kamu disini saja dulu, pria harus mengalah pada wanita. " ucap Sely dan langsung masuk kekamar mandi, sebelumnya ia menjulurkan lidahnya pada Soni.
Soni yang kesal langsung ikut bergabung dimeja makan bersama kedua orang tua nya. Ia langsung menikmati makanan yang sudah tersedia.
"wah Makana ini enak sekali. pasti bukan mama yang masak kan." ucap sony.
Rusna hanya tersenyum kecil sambil melihat putranya menikmati makanannya.
"kalau sering-sering dimasaki masakan enak seperti ini, pasti Aku akan betah tinggal dirumah dari pada harus main PS bersama teman-teman." ucap Sony.
"Sony... kamu harus kurangi main PS nya. kamu kan sebentar lagi lulus kuliah. kalau kamu masih terus main PS pasti kamu tidak akan fokus dengan skripsimu nanti." ucap Pak Wijaya.
Sony hanya diam saja ketika Papanya sudah berbicara.
setelah selesai makan, bersamaan Seli juga sudah selesai mandi. Ia langsung dengan cepat masuk kekamar mandi untuk menghindari nasehat-nasehat baru yang akan ia terima dari papanya.
Pak Wijaya hanya menggeleng melihat tingkah Sony uang yang tidak pernah mendengar nasehatnya.
***
Disebuah kampus lain, seorang pria baru saja selesai bermain basket bersama tim nya. namanya Vicky, kekasih Sea.
Vicky adalah anak basket yang cukup terkenal di kampusnya, selain wajahnya yang tampan ia juga sangat ramah terhadap semua wanita.
saat selesai pertandingan, seorang wanita Cantik bernama Rika muncul dan memberikannya sebuah minuman.
"Hay Sayang' nanti malam jadi kan kita keluar? kamu tidak lupa kan??" tanya Rika.
"Pasti jadi donk sayang! kamu siap-siap saja. Aku akan menjemputmu nanti malam." ucap Vicky sambil bermain mata kearah Rika.
"Akhh kamu genit deh." ucap Rika sambil tersenyum.
sementara Vicky hanya tersenyum kepada Rika.
salah satu tim basket Vicky terus memperhatikan Vicky dengan kesal. ia tau kalau sebenarnya Vicky sedang berpacaran pada salah satu teman SMA nya Sea. tapi bisa-bisanya ia juga memiliki wanita lain.
ia terus memperhatikan kedua sejoli yang sedang membuat janji untuk pertemuan malam ini, sampai akhirnya wanita itu pergi dari hadapan mereka baru ia berani menegur Vicky.
"vic... mau sampai kapan kamu seperti ini? apa tidak capek ya??" tanya Edo teman tim basketnya.
"Maksudnya bagaimana?" tanya Vicky kembali.
"Bukannya kamu berpacaran dengan Sea, anak kampus sebelah. kenapa kamu Embat juga wanita lain." ucap Edo
"ohh itu... santai bro.. kita ini masih muda dan masih bebas mau kemanapun. Lagian kalau kamu iri dengan ku kenapa tidak kamu tiru saja."ucap Vicky.
Edo yang mendengar ucapan Vicky hanya bisa menggeleng.
(kamu tunggu saja. Aku akan memberi tahu Sea kalau kamu menduakannnya. gumam Edo.)
Edo yang kesal langsung mengirim pesan pada Sea dan memberi tahu kalau Vicky memiliki pacar selain dirinya.
****
Malam ini sepulang dari rumah Cia, Sea mengirim pesan kalau motornya mogok dan ia masih dibengkel. Agar orang dirumah tidak mencarinya.
"mobilnya sudah siap?" tanya Sea pada Kevin.
setiap balap mobil ia pasti harus naik mobil milik Kevin.
"iya sudah lagi diperiksa oleh montir." ucap Kevin.
mobil yang dipakai untuk balapan adalah milik Sea sendiri yang dia titipkan oleh Vincent. Sea juga baru membeli beberapa bulan lalu dari hasil taruhannya.
selama ini Ia balapan pakai mobil milik Kevin, tapi kali ini ia pertama kalinya mencoba dengan mobilnya sendiri.
saat Sea berjalan, terlihat penonton sudah ramai menyambut Sea dan teman-temannya.
Semua yang ikut balapan Mobil sudah berjejer, Kevin dan Cia juga menonton sambil memberi dukungan pada Sea.
Lomba pun dimulai, Sea melakukannya dengan sangat Sportif dan kemampuannya yang hebat membuatnya menang. Cia dan Kevin pun heboh.
"Wah .. lagi-lagi The winner adalah Sea." Teriak Thomas, Sang Juru acara.
Sea hanya tersenyum mendengar namanya disebut.
"Seperti biasa, akan kukirim kerekening mu ya." ucap Thomas mendekati Sea.
"Thanks Ya, Thomas." Sea langsung memeluk Thomas dan pergi meninggalkan arena balapan.
Daftar bab
20 bab
Pilih urutan untuk menemukan bab lebih cepat








