
dulu kau menghinaku, kini kau mengejarku
ravel|Bersambung
- Jumlah kata
- 1.1K
- Popular
- 100
- Subscribe
- 1
- Jumlah kata
- 1.1K
- Popular
- 100
- Subscribe
- 1
Sinopsis
Dulu ia menjadi korban perundungan dan dipandang rendah oleh seorang gadis. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Sang gadis terkejut melihat perubahan besar pria itu menjadi sosok tampan, sukses, dan berwibawa. Penyesalan pun berubah menjadi cinta, namun masa lalu belum sepenuhnya terlupakan.
Ulasan
0 ulasan
Belum ada ulasan
Jadilah yang pertama menulis komentar
Anak yang Selalu Diremehkan
Arya dikenal sebagai siswa yang pendiam, pemalu, dan tidak pernah menonjol di sekolah. Penampilannya sederhana dengan tubuh kurus, rambut yang selalu berantakan, serta kacamata tebal yang membuatnya sering menjadi bahan ejekan teman-teman sekelas. Berasal dari keluarga sederhana, Arya lebih memilih fokus belajar daripada membalas perlakuan buruk orang lain. Namun, sifat baiknya justru dianggap sebagai kelemahan.
Di antara semua orang yang sering meremehkannya, ada satu nama yang paling membekas di hatinya, yaitu Reina. Reina merupakan siswi tercantik dan paling populer di sekolah. Cantik, pintar, dan berasal dari keluarga berada membuatnya menjadi pusat perhatian. Sayangnya, Reina memiliki sifat sombong. Ia sering mempermalukan Arya di depan teman-temannya, bahkan tanpa alasan yang jelas.
Suatu hari, Arya memberanikan diri membantu Reina yang menjatuhkan buku-bukunya di koridor sekolah. Bukannya berterima kasih, Reina justru menepis tangan Arya dan berkata bahwa ia tidak membutuhkan bantuan dari "anak cupu" sepertinya. Teman-teman yang melihat kejadian itu tertawa keras. Arya hanya bisa menundukkan kepala sambil menahan rasa malu.
Meski sering diperlakukan buruk, Arya tidak pernah membenci Reina. Ia hanya menganggap semua itu sebagai pelajaran hidup. Dalam hati, ia berjanji bahwa suatu hari nanti ia akan menjadi seseorang yang mampu membanggakan dirinya sendiri.
Waktu berlalu hingga hari kelulusan tiba. Semua siswa sibuk mengejar impian masing-masing. Arya memutuskan merantau ke kota besar untuk kuliah sambil bekerja. Kehidupan di perantauan tidak mudah. Ia harus bekerja paruh waktu demi membayar biaya hidup dan pendidikan. Namun semua kesulitan itu justru menempa mentalnya menjadi pribadi yang kuat.
Selama bertahun-tahun Arya mengubah dirinya. Ia mulai rutin berolahraga hingga memiliki tubuh atletis. Ia memperbaiki gaya berpakaian, belajar berbicara dengan percaya diri, dan terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi serta bisnis. Berkat kerja kerasnya, Arya berhasil mendirikan perusahaan rintisan yang berkembang pesat. Di usia muda, ia telah menjadi seorang pengusaha sukses yang disegani.
Lima tahun setelah kelulusan, sekolah mengadakan reuni akbar. Banyak alumni datang untuk melepas rindu dan mengenang masa-masa sekolah. Reina yang kini bekerja sebagai desainer interior juga menghadiri acara tersebut. Ia masih cantik seperti dulu, tetapi kehidupannya tidak berjalan semulus yang dibayangkan. Hubungan asmaranya kandas, kariernya stagnan, dan ia mulai merasa kehilangan arah.
Saat acara berlangsung, sebuah mobil mewah berhenti di depan aula sekolah. Seorang pria tinggi dengan wajah tampan dan pembawaan tenang keluar dari mobil. Semua orang menoleh ke arahnya. Tidak ada yang langsung menyadari bahwa pria itu adalah Arya.
Teman-teman lama terkejut ketika mengetahui identitasnya. Sosok yang dulu selalu menjadi bahan ejekan kini berubah menjadi pria berkarisma dengan senyum yang hangat. Bahkan beberapa guru hampir tidak mengenalinya.
Reina memandang Arya tanpa berkedip. Sulit baginya mempercayai bahwa pria tampan yang berdiri di hadapannya adalah orang yang dulu sering ia hina. Untuk pertama kalinya, ia merasakan penyesalan yang begitu besar.
Sepanjang acara reuni, banyak orang ingin berbincang dengan Arya. Ia tetap rendah hati meskipun telah sukses. Sikapnya yang ramah membuat semua orang semakin menghormatinya. Sebaliknya, Arya tidak menunjukkan sedikit pun rasa dendam kepada mereka yang pernah menyakitinya.
Reina beberapa kali mencoba mengajak Arya berbicara, tetapi Arya hanya menjawab dengan sopan dan seperlunya. Tidak ada kemarahan di wajahnya, tetapi juga tidak ada kehangatan yang dulu pernah ia miliki. Sikap itu justru membuat Reina semakin penasaran.
Sejak reuni tersebut, Reina mulai mencari alasan untuk bertemu Arya. Ia menghubunginya melalui media sosial, meminta maaf atas semua kesalahan di masa sekolah, bahkan menawarkan kerja sama dalam sebuah proyek desain untuk perusahaan Arya.
Awalnya Arya ragu menerima permintaan itu. Namun ia percaya bahwa setiap orang berhak berubah. Ia pun menerima kerja sama tersebut secara profesional.
Selama beberapa bulan bekerja bersama, Reina mulai mengenal Arya yang sebenarnya. Pria itu ternyata tetap rendah hati meski memiliki kekayaan yang melimpah. Ia menghormati semua karyawannya, peduli kepada keluarga, dan tidak pernah membalas keburukan dengan kebencian.
Perasaan Reina perlahan berubah menjadi kekaguman, lalu berkembang menjadi cinta. Ia sering memikirkan Arya, bahkan tanpa sadar membandingkannya dengan semua pria yang pernah hadir dalam hidupnya.
Di sisi lain, Arya masih berhati-hati membuka hatinya. Luka masa lalu memang telah sembuh, tetapi bekasnya tidak sepenuhnya hilang. Ia takut kembali mempercayai seseorang yang pernah membuatnya merasa tidak berharga.
Suatu malam setelah menghadiri acara perusahaan, hujan turun sangat deras. Arya menawarkan Reina untuk menunggu hujan reda di dalam mobil. Mereka mengobrol panjang tentang kehidupan setelah lulus sekolah.
Reina akhirnya mengakui bahwa ia sangat menyesali semua perlakuannya dahulu. Dengan mata berkaca-kaca, ia berkata bahwa dirinya iri melihat ketulusan Arya yang tidak pernah berubah. Ia berharap bisa diberi kesempatan untuk menebus semua kesalahannya.
Arya terdiam beberapa saat sebelum tersenyum tipis. Ia mengatakan bahwa ia telah lama memaafkan Reina. Namun memaafkan bukan berarti mudah melupakan.
Malam itu, suasana menjadi begitu hangat. Saat Reina hendak turun dari mobil, Arya menahan tangannya sejenak dan mengusap lembut rambut Reina yang masih sedikit basah karena hujan. Tatapan mereka bertemu dalam keheningan yang penuh perasaan. Arya kemudian mengecup lembut kening Reina sebagai tanda bahwa ia mulai membuka pintu hatinya kembali. Momen sederhana itu membuat hubungan mereka berubah menjadi lebih dekat.
Sayangnya, perjalanan cinta mereka tidak berjalan mulus. Mantan kekasih Reina datang kembali dan berusaha merebut hatinya. Di saat yang sama, beberapa teman lama yang iri terhadap kesuksesan Arya menyebarkan cerita lama untuk merusak reputasinya.
Reina memilih berdiri di sisi Arya. Ia tidak lagi peduli dengan pandangan orang lain. Di hadapan teman-teman sekolah, Reina mengakui semua kesalahan yang pernah ia lakukan dan meminta maaf secara terbuka kepada Arya. Ia mengatakan bahwa orang yang dulu ia hina justru menjadi sosok yang paling menginspirasinya.
Keberanian Reina membuat Arya semakin yakin bahwa wanita itu benar-benar telah berubah. Ia pun memutuskan untuk memberikan kesempatan kedua bagi hubungan mereka.
Beberapa bulan kemudian, Arya mengajak Reina kembali ke sekolah tempat mereka pertama kali bertemu. Mereka berdiri di koridor yang dulu menjadi saksi ketika Arya dipermalukan di depan banyak orang.
Di tempat yang sama, Arya berlutut sambil mengeluarkan sebuah cincin. Dengan senyum penuh ketulusan, ia berkata bahwa masa lalu tidak dapat diubah, tetapi masa depan masih bisa mereka tulis bersama.
Reina menangis haru dan menerima lamaran itu tanpa ragu. Bagi mereka, kisah yang dulu dipenuhi ejekan akhirnya berubah menjadi kisah cinta yang lahir dari penyesalan, kedewasaan, dan kesempatan kedua.
Sejak hari itu, Arya dan Reina membangun hidup bersama. Mereka percaya bahwa penampilan memang dapat berubah, tetapi yang membuat seseorang benar-benar berharga adalah hati, kerja keras, dan kemampuan memaafkan. Kisah mereka menjadi bukti bahwa luka masa lalu tidak selalu berakhir dengan dendam. Terkadang, luka justru menjadi awal dari kebahagiaan yang tidak pernah disangka.
Daftar bab
1 bab
Pilih urutan untuk menemukan bab lebih cepat
Volume 1 · Volume 1
Lanjutkan membaca di aplikasi
Buka aplikasi untuk membaca bab terkunci.








