
- Jumlah kata
- 2.3K
- Popular
- 100
- Subscribe
- 1
Sinopsis
halo ini ceritaku selama jadi pembantu atau bahasa kerennya asistem rumah tangga di desa. semuanya aku tulis sesuai apa yang aku mau mulai alur, sama karangan cerita yang aku bikin sendiri. selamat membaca
Ulasan
0 ulasan
Belum ada ulasan
Jadilah yang pertama menulis komentar
Hari keberangkatan
Di pagi hari pertama aku berangkat yang begitu bersemangat untuk memulai perkenalan ke nenek untuk mengobrol ngobrol tentang apa yang harus aku lakukan setelah aku jadi ART di rumah nenek. BTW aku disini tetep satu rumah sama nenek sama kakek dan ada beberapa tetangga di sekitar rumah nenek dan ada rumah saudara nenek juga kalau anak-anaknya sudah pada kerja merantau kerja ke kota dan satu anaknya yang pertma masih sekitar disini kesibukkannya mengurus usaha cafe yang jaraknya yang cukup jauh. Rumah nenek sama kakek ada di sebuah perumahan.
Aku sebelum berangkat aku salim dulu ke keluarga. Setelah itu aku di anterin sama anaknya PT Yayasan. Anaknya cowo, cakep, baik, ramah, sopan, etitude nya juga bagus. Dan perjalanan dari rumah keluaga selama 3 jam. Lalu sepanjang perjalanan aku sama kakak samuel kita melewati jalanan yang begitu rame yang di oenuhi oleh kendaraan beroda 2 dan beroda 4. Sampe aku ketakutan merinding, entah kenapa aku kalau di bonceng naik motor apalagi yang turun jalanannya yang begitu juram dada aku kayak sakit gak bisa napas kalian tau yang kayak roller coster? Iya begitu rasanya degdegan sama ada rasa takut.
Singkat cerita aku sudah sampe ke rumah nenek dan kakak samuel nelpon ke bapaknya buat pastiin kalau alamatnya sesuai dan tidak nyasar karena ada beberapa rumah dengan warna yang sama. Diawal aku menginjak rumah nenek sama kakek rasanya tenang, adem, sunyi, apalagi lingkungan rumah nenek sama kakek di kelilingi sama orang orang yang baik, setiap pagi ada aja tukang sayur, tukang jamu, tukang bubur. Setelah kakak samuel nelpon ke bapaknya kakak samuel ngirim foto rumah nenek sama kakek untuk ditanyakan apakah ini bener-bener rumah kakek sama nenek. Pas di bales kata kakak samuel bilang "iya nur bener ini rumahnya nenek sama kakek " aku jawab "oh iya kak" lalu kak samuel bilang "sini nur ikut kakak samperin rumah nenek" aku jawab "iya kak" terus aku sama kakak samuel mengetuk pintu rumah nenek "assalamualaikummmm tok tok tok" nenek jawab "iya sebentar siapa yaaaaa" kakak samuel bilang "ini nek saya anaknya dari pak tomo mau nganterin mba nur ke yang jadi ART di rumah nenek" nenek jawab "oh, iya ini yang dari pak tomo sini sini masuk kedalam". Aku, kak samuel, sama nenek kita ngobrol-ngobrol soal libur nya nanti di kasih jatah sekitar 2 minggu dan nanti nya aku harus bantu bantu nenek buat ngurus kakek, bersih-bersih, masak apa yang ada di sediakan dalam kulkas. Kata nenek bebas mau masak apa saja yang penting masak. Tapi kan aku belum bisa masak ya jadi aku belajar belajar sebisanya aku saja. Setelah di jelasin tugas-tugas yang di kasih sama nenek aku di suruh naro barang ke dalam kamar kemuadian aku langsung kerja di hari itu.
Tau gak pas awal aku mulai kerja otak aku langsung ngeleg mau mulai dari mana jadi aku mulai dari bersih-bersih, kemudian aku masak awalnya aku ragu mau masak apa tapi nenek bilang " kamu bisa masak sayur bening gak?" aku jawab "bisa bu" disini aku panggilnya ibu sama bapak ya. Nenek "yaudah kamu masak ya itu sayur bayamnya di masukan paling terakhir jadi kamu masukan wortel dulu sama sayuran yang lain di biarkan setengah matang setelah itu baru kamu masukan sayur bayam sampai matang" aku jawab "baik bu".
Setelah itu aku di ajarin sama ibu cara bikin sarapan buat kakek jangan lupa pake sayur kata nenek. Kata nenek kakek suka makan sayur terus kakek kalau makan bisa secukupnya saja untuk sekali makan.
Daftar bab
5 bab
Pilih urutan untuk menemukan bab lebih cepat








