
istri untuk pajangan
purnama bintang|Tamat
- Jumlah kata
- 69.7K
- Popular
- 2.7K
- Subscribe
- 179
- Jumlah kata
- 69.7K
- Popular
- 2.7K
- Subscribe
- 179
Sinopsis
tentang seorang pria yang kecewa dan sakit hati kepada mantan kekasihnya yang memilih menikah dengan kakak kandungnya. mencari sosok istri yang bisa mengalahkan mantan kekasihnya dulu.
Ulasan
0 ulasan
Belum ada ulasan
Jadilah yang pertama menulis komentar
Bab 1
"Wes..weees... Suara mobil berpapasan dengan mobil yang dikemudikan oleh Rama Wijaya, dilintas tol Bakauheni Lampung.
"Ram, pelan-pelan dong, jangan ngebut amat, gue belum mau mati,gue belum kawin!!"
Rengek Darwis selalu asisten pribadi dan juga sahabat karibnya Rama,,
"Dah,diam Lo.. bawel..!! Suara berisik Lo, bikin gue gak fokus tau!"
Rama masih saja menarik pedal gas mobil sport miliknya, dengan kecepatan hampir mencapai 120 kilometer perjam.
Untung saja,keadaan tol Bakauheni Lampung sedang tidak terlalu ramai kendaraan yang melintas, walau demikian tetap saja membuat jantung Darwis berdebar-debar semakin kencang tiap kali berpapasan dengan kendaraan lainnya.
"Ngapain sih buru-buru amat, kita udah mau sampai ini, gadisnya juga gak akan kabur, gue dah Depe 50 juta sama bokap nya, tenang aja!"
Darwis mencoba membujuk sahabatnya yang sedang kebelet kawin.
"Iya! gue gak mau ya, sampai keduluan sama orang lain,kan loe yang bilang kalau adiknya muat iklan di sosmed, siapa cepat dia dapat."
"Iya bener, tapi gue dah pastiin kalau tu cewek gak bakal dikasih ke orang lain,gue udah kirim duluan Depenya,bro...!!! Santaiii...!!"
"Santai palak loe peang! Coba loe liat no di google map,Deket dari mananya??"
Darwis kemudian mulai mengecek kembali lokasi desa si gadis yang bernama Sinta, yang ia lihat di iklan sosmed pencarian jodoh oleh adik tirinya Soraya.
"Somplak,tu cewek ngerjain gue, katanya kalau dah nyebrang laut,berarti dah sampai di Lampung!! Ini mah di ujung berung..eek-"
"Hahaa,dia gak somplak,loe yang oon..!!
"Ya benar, abis nyebrang laut Sampek Lampung, bukan rumah dia...!!! Dol. liat tu hari, udah gelap bentar lagi ujan, kita harus buru-buru keluar tol, kalau banjir kita mau kemana on,Kitakan gak tau wilayah sini!!"
bentak Rama dengan nada sedikit tekanan karena menahan kesal dengan kelakuan asisten plus sohibnya itu.
"Emang tempatnya di mana?"
Tanya dengan wajah gak punya dosa dan sok polos, Darwis kembali membuka catatan yang ia buat sendiri ketika menelpon Soraya,kakak tiri dari si target.
Sebenarnya mereka berdua jauh-jauh datang ke Sumatra bagian ujung ini,cuma mau mencari jodoh alias cari bini buat si bos Rama.
Rama seorang pemuda dewasa berumur 30 tahun, tapi walaupun demikian penampilannya sangat tampan dan gagah, sebenarnya banyak banget gadis yang mau menikah dengannya, bahkan orang tuanya sudah memilihkan jodoh yang sepadan dengan keluarganya.
Rama seorang CEO sebuah perusahaan tekstil terkemuka di Jakarta, tempat tinggal mereka sebenarnya. Tapi Rama tidak mau menerima perjodohan dari orang tuanya.
Rama punya alasan khusus untuk itu, Rama masih menyimpan rasa sakit hati kepada kakaknya dan juga kakak iparnya yang tidak lain adalah mantan kekasihnya.
Rama merasa dikhianati oleh keluarganya. Pasalnya, Rama dan Aini sudah berpacaran semenjak mereka duduk di bangku SMA, ketika iani menjadi anak baru di sekolahnya dan Rama yang menjadi ketua OSIS yang memberikan MOS atau masa orientasi siswa.
Ketika itu lah, mereka mulai saling mengenal dan akhirnya mereka berpacaran.
Setelah Rama lulus SMA,ia melanjutkan kuliah di universitas Gunadarma Jakarta, sedangkan Aini setelah lulus SMA melanjutkan kuliahnya di Paris, melanjutkan cita-citanya yang ingin menjadi seorang desainer busana modern.
Setelah Aini menyelesaikan pendidikannya. Aini berharap Rama akan segera meminangnya.
Tapi, alih-alih ingin meminangnya kekasih pujaan hati,Rama malah melanjutkan kuliah S3 di Jerman dibidang bisnis dan manajemen.
Aini, yang sudah kecewa mendengar keputusan Rama tidak bisa berbuat apa-apa.
Rama meminta Aini untuk menunggunya tiga tahun lagi, barulah mereka akan menikah.
Awalnya Aini setuju saja, karena cintanya kepada Rama masih begitu besar.Akan tetapi seiring berjalannya waktu, Rama yang sibuk menggilai bisnis dan manejemen disana, sampai lupa waktu untuk sekedar menelepon atau memberi kabar kepada Aini. Aini yang sering berkunjung kerumah orang tuanya Rama, sangat menyayanginya dan sangat ingin Aini menjadi mantu keluarga besar mereka.
Karena sering bertemu dan berkumpul bersama keluarga Rama, membuat Aini dan mas Adi,(Adi adalah kakak dari Rama) semakin akrab, kadang Aini diminta untuk menemani Adi pergi ke acara kantor mereka dan Aini juga dipercaya mengelola bisnis keluarga mereka, sebagai seorang desainer. Aini pun di beri modal oleh mas Adi.,kepanjangan dari Aditya Wijaya untuk membuka sebuah butik baju muslim modern buatan Aini sendiri.
Dan dari sanalah benih cinta antara mereka mulai tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu tanpa bisa mereka ingkari, akhirnya Adi dan Aini berterus terang kepada kedua orang tua mereka dan ternyata cinta mereka mendapatkan restu dari kedua belah pihak keluarga mereka masing-masing.
Alasan mereka menyetujui hubungan mereka adalah karena Adi memang lebih dewasa dan lebih mantap dari pada Rama yang belum berpengalaman di bidang bisnis dan juga masih menempuh studi di Jerman dan masih membutuhkan waktu, Adi juga lebih bijak dalam bersikap mengatasi permasalah baik di dalam keluarga atau pun di dalam perusahaan yang ia jalankan sekarang,
Semenjak Adi yang menjalani bisnis keluarga mereka, kemajuannya sangat berkembang pesat dan mulai merambah ke bidang expor impor dan dengan adanya Aini yang membuka pabrik konveksi dan butik baju muslim tentu membantu penjual bahan tekstil dari perusahaan mereka kian meningkat.
Keluarga mereka sangat bangga dengan kesuksesan Aini dan juga Adi, mereka berdua memang pasangan yang sangat serasi.
Baik di bidang bisnis atau pun dirumah, pemikiran mereka selalu sama dan kompak.
Berbeda dengan Rama yang terlalu diktator bila mengambil keputusan dan keinginan yang dia anggap benar, tanpa membutuhkan pendapat orang lain.
Namun, pernikahan mereka berdua ditunda hingga Rama menyelesaikan studinya di Jerman terlebih dahulu. Dikarenakan Rama masih sangat mencintai Aini, setiap liburan kuliah, Rama selalu menyempatkan untuk pulang ke rumah.
Rama selalu bersemangat untuk sukses dan menjalankan bisnisnya sendiri, dengan adanya dukungan dari Aini, membuat Rama semakin serius menjalani bisnis barunya yang baru saja dirikan.
Mereka sengaja merahasiakan hubungan Aini dan Adi, agar Rama tidak patah semangat di tengah jalan. Bila nanti saatnya tiba, mereka pasti akan memberi tahu Rama secara kekeluargaan.
Mereka paham dengan sifat Rama yang ambisius, mudah-mudahan setelah menyelesaikan studinya S3 nya dan juga bisnis miliknya pun sudah sukses melenggang di dunia perbisnisan. Rama akan lebih bijaksana menerima kenyataan bahwa Aini dan kakaknya Aditya akan menikah.
Tapi yang mereka harapkan tidak sesuai dengan expentasi. Setelah Rama menyelesaikan studinya di Jerman dan akan melaksanakan acara wisuda di sana.
Kedua keluarga datang menghadiri acara tersebut di Jerman. Dan tanpa adanya rencana dari keluarga,di acara itu terlihat Adi dan Aini memakai pakaian kaple famili, keduanya berjalan bersama menuju ke arah Rama untuk memberikan ucapan selamat atas prestasinya.
Daftar bab
63 bab
Pilih urutan untuk menemukan bab lebih cepat








