

Joko lagi buka usahanya tapi usahanya di serahkan ke istrinya karena Joko harus pergi untuk mengikuti Liga Tarkam Sepak bola di Kelurahannya melawan kelurahan sebelah. Kelurahan Joko Itu Kahuripan yang kebetulan lagi mau tanding lawan Kelurahan Empangsari. Joko ini sebagai Kapten Ketua Tim sudah siap melawan Kelurahan sebelah.
Joko dan Warga-warga sekitar memang suka bermain bola untuk menghibur Masyarakat dan khalayak luas, di tambah di tayangkan di Sosial Media. Liga Tarkam Priangan memang selalu seru dan selalu ada kekuatan Gaib, dari penjaga apa ataupun arwah apapun itu.
Joko Heitinga tiba langsung di sambut hangat layaknya seorang keluarga yang bsru tiba. setelah di sambut mereka langsung menyusun strategi formasi dan lainnya layaknya pelatih kelas dunia (Indra Sjafri dan Jajang Nurjaman) . Beres menyusun stategi formasi langsung persiapan dengan menggunakan jersey, kaos kaki, sepatu, dan celana seragam kelurahannya. Menariknya Mereka Tampak begitu rapih gagah perkasa, lawannya juga sama.
Peluit di bunyikan pertandingan mulai saling merebut bola, Joko dengan aura ketua kapten bisa memimpin pertandingan di menit-menit awal sebelum akhirnya bola di rebut lawan dengan kekuatannya menggunakan alat bantu Penunggu Pohon Mangga jadi Si Penunggu melemparkan Buah Mangga ke Bola yang sedang berjalan agar berpindah ke kaki Lawan dan berhasil. Joko kebingungan bolanya kok hilang di Kakiku, rupanya sudah berpindah.
Lawan lanjut menggiring Bola sampai akhirnya mau mencetak gol malah gagal, karena Kiper dari Tim Kelurahan Joko Kahuripan mengeluarkan Kekuatannya Sosok Penjaga Toko Bangunan jadi gawangnya di tutup pakai semen. Lawan begitu heran frustasi kok bisa sih ini rerhadi. Joko gembira banget langsung membalikkan keadaan hingga Dia bisa fokus menggiring bola dan mengoper bola layaknya taktik Tiki Taka yang di kawinkan denganTotal Football , lawan keheranan sampai Joko Kerasukan sosok Legenda Timnas Ronny Pattinasarany dan membuahkan hasil berupa gol. Lawan tampak melongo kagum itu apa ya kok bisa seperti itu, kok Joko bisa berubah Wujud menjadi Ronny Pattinasarany, Dia kok lincah banget sampai Kami Lawan Terhipnotis.
Kick-Off dimulai kembali dan sama sama fokus serius, sengit dan tegang. tak terduga ada Penonton dari pihak Kelurahan Empangsari yang tidak terima tim nya kalah, Dia langsung menggerakan Timnya dengan bantuan Penunggu Pohon Mangga tolong bantu Tim dari Kelurahan Empangsari Sari, bener saja Tim dari Kelurahan Kahuripan kesusahan untuk merebut bolanya dan kalau mau merebut malah menginjak Buah Mangga🥭 hingga terjatuh. Lawan Tampak Senang dan tibalah untuk mencetak Gol, Arwah Penjaga Toko Bangunan pun kalah karena Buah Mangga nya banyak dan keras berdaging jadi sulit di tahan, tambah Toko Bangunannya tutup, astaga malah jadi komedi. Joko cuma terdiam bingung karena kebobolan tapi kok lucu hingga ngakak bisa-bisanya ada ilmu Gaib yang gagal karena Toko Bangunannya Tutup. Lawan kepengen lihat Ekspresi Timnya Joko kasihan sedih kecewa malah tidak dapat karena Joko dan Tim malah ketawa karena kok bisa sih hadeh. Pihak Lawan senang banget sampai-sampai langsung mengeluarkan kekuatan Penunggu Pohon Mangga kembali.
Kekuatan Penunggu Pohon Mangganya gagal karena Mangganya sudah Habis lagi menunggu berbuah dulu. Joko Tertawa puas akhirnya komedinya ada di pihak Lawan, dan Lawan cuma bisa ngedumel ayo donk aktif, ayo donk mana Mangganya. Joko asyik menggiring bola dan mengoper bola ke teman-temannya sampai deket gawang Lawan, tapi gagal mencetak gol karena Kiper Lawan dapat kekuatan lain yaitu bukan Mangga melainkan Batang Pohon Mangga yang kokoh jadi sulit kebobolan dan malah elastis hingga bisa mantul sampai mencetak gol. Lawannya Joko seneng banget donk karena dapat jurus baru dari turunan Pohon Mangga yaitu Batangnya. Joko cemas kok bisa se kreatif itu harusnya kan udah mentok kreativitas jurus lawannya.
Joko memanggil Arwah Sosok Legenda Timnas Ronny Pattinasarany kembali untuk membantu mencetak gol sayangnya Dia agak menciut karena merasa fisiknys tidak biss menghantam Batang Pohon Mangga, Joko mempercayakan kepada Arwahnya itu Kamu pasti bisa dan benar saja yang awalnya menciut tiba-tiba percaya diri sampai Kiper Lawan kena silau dari Arwah yang bantu Joko, bikin gagal fokus menjaga gawang dan berhasil mencetak gol. sebentar lagi babak satu akan beres Mereka berlomba-lomba untuk kepengen mengumpulkan skor sebanyak-banyaknya.
Kick-Off di mulai kembali dengan saling rebut bola sampai tidak ada yang bisa menembak ke arah gawang karena saat mau menembak malah di rebut. Terlalu fokus rebut bola dan gagal terus untuk mencetak gol alhasil di babak pertama skor untuk Tim Joko Kelurahan Kahuripan 2 dan untuk Kelurahan Empangsari 1.
Di jeda babak ini Istri (Christina Larasati) dan Anaknya (Vania Larasati ) Joko hadir untuk membantu menyemangati sambil membawa Minuman Dingin dan Jajanan Ringan. Joko dan Tim tampak begitu senang hingga menjadi lebih bersemangat. Istirahat beres, babak kedua akan di mulai. Istri dan Anaknya tadi memantau Pertandingannya lewat Live Streaming di Sosial Media. Di babak kedua Mereka menonton langsung penasaran sama permainan Suami + Papanya. Joko malah makin kuat dan ada tekanan untuk menjadi lebih kuat, lebih jago, lebih keren di hadapan Istri dan Anak.
Peluit babak kedua di bunyikan dan Joko langsung meningat pepatah leluhurnya fokus, jangan pernah menyerah, jangan berputus asa, 🎵Mukjizat Tuhan ada saat hati menyembah
Jangan pernah menyerah jangan berputus asa
Mukjizat Tuhan ada bagi yang setia dan percaya🎵 rupanya pepatahnya dari lirik lagu punya Edward Chen dan memang pepatahnya begitu bermanfaat membuat Joko dan Tim makin optimis. Joko langsung merebut bola lawan dan Teman Setimnya langsung menjaga lawannya drngan ketat tapi sayangnya ketika asyik menggiring bola dan mengoper bola Sampai mau cetak gol malah gagal karena kekuatan Gaib Penunggu Pohon Mangga aktif dengan lebih kokoh, jadi kekuatan Batangnya 10 kali lipat lebih tebal kokoh dan lebih elastis sampai biss mencetak gol kembali. Skor menjadi 2 sama.
Christina dan Vania lemes karena Suami + Papanya gagal. Belajar dari kegagalan Joko dan Tim bisa membalikkan keadaan dengan pepatah Leluhurnya beserta Arwah Sosok Legenda Timnas Ronny Pattinasarany Joko dan Tim dengan mudah menggiring bola mengoper bola sampai Sosok Penunggu Pohon Mangga kehilangan benih-benih untuk menanam kembali Pohon Mangga dsn Batangnya menjadi rapuh, jadi Joko dengan mudah cetak gol kembali. Skor menjadi 3 untuk Kelurahan Kahuripan dan 2 untuk Kelurahan Empangsari.
Christina dan Vania senang akhirnya Papa + Suaminya bisa mencetak Gol. Sosok Arwah Lawannya sudah tidak bisa aktif kembali karena benihnya sudah tidak ada lagi dan batangnya rapuh. Christina dan Vania malah ketawa puas lucu gitu kok bisa ya. Pihak Pendukung Lawan Emosi tapi malah kepengen ketawa juga kok bisa sih Tim Jagoan Aku menjadi seperti itu.
Lawan memulai Kick-Off dan langsung kelihatan cara main aslinya tanpa Arwah Penunggu Khodam malah berantakan, sedangkan Joko Sosok Gaib nya berwujud Legenda Timnas Ronny Pattinasarany jadi Dia malah di ajarin dasar-dasar sepak bola yang baik dan benar makanya bisa merebut bola lawan lagi dan Temannya langsung mencetak gol. skor menjadi 4 untuk Kelurahan Kahuripan dan 2 untuk Kelurahan Empangsari.
Pertandingan malah menjadi pembantaian skor total menjadi 7 untuk Kelurahan Kahuripan dan 2 untuk Kelurahan Empangsari. Jadi pihak Kelurahan Empangsari itu ilmu dasar-dasar sepak bola nya berantakan tidak 100% paham.
Beres Pertandingan Joko bersama Istri dan Anaknya langsung berkumpul tidak lupa mengajak Teman Setimnya untuk nongkrong bareng di Kedainya. Mereka beres Pertandingan begitu bahagia senang sekali, dan tidak sabar pertandingan selanjutnya bagaimana ya?
Kisah Selesai tapi Ancaman Tiba ke Istri Joko dan Anaknya sampai ketakutan. Isi Ancamannya "Katanya Joko jago main sepak bola, kalau memang jago di tunggu saja Aku akan membantainya kalau enggak jago aku juga akan membantainya, taruhan ada di Istri dan Anak kalau Joko Kalah"
Seperti apa Pertandingan selanjutnya dan kisah selanjutnya Istri dan Anaknya cuma bisa berharap ke Suami agar aman-aman saja.