
Anak Tunggal Yang Tersingkirkan
Anindi yasmin|Bersambung
- Jumlah kata
- 332
- Popular
- 100
- Subscribe
- 2
- Jumlah kata
- 332
- Popular
- 100
- Subscribe
- 2
Sinopsis
Aku adalah anak perempuan tunggal dari ayah dan ibuku.Ayah dan ibuku dari aku usia dua tahun sudah berpisah.Setelah perceraian kedua orangtuaku,aku di bawa ibuku pergi meninggalkan rumah ayahku.Kini aku hidup menumpang di rumah uwaku yang sudah tua.Tetapi selalu menganggap aku adalah cucunya sendiri,sedangkan ayah dan ibuku kini menitipkan aku bersama uwaku.Aku hidup terbuang mempunyai orangtua tapi seperti tidak ada.Ayah dan ibuku telah menikah kembali dengan masing masing pasangannya sehingga aku terabaikan.Jangankan di beri uang d kasih makan pun aku tak pernah sampai aku yang masih kecil terpaksa berjualan keliling menjajakan dagangan uwak agar mendapatkan uang sekedar untuk makan.
Ulasan
0 ulasan
Belum ada ulasan
Jadilah yang pertama menulis komentar
Di yatim piatukan Ayah dan Ibuku
Aku adalah anak yang masih mempunyai kedua orangtua.Namun sayangnya aku tak pernah merasakan kasih sayang dari orangtuaku.Ketika aku masih berumur dua tahun aku di titipkan di uwaku yang sudah tua.Tetapi selalu menganggap aku sebagai cucunya.Kehidupanku sangat susah orangtuaku sudah tidak mempedulikan kebutuhan hidupku. Sehari hari aku berjualan dengan uwak menjajakan jajanan keliling kampung.Mereka sibuk dengan pekerjaan masing masing.Jangankan ingat kebutuhan anak,makanpun jarang d kasih.Suatu malam aku teringat dengan pertengkaran kedua orangtuaku.Ayah mengamuk pada ibuku.Semua barang barang d hancurkan ayah,aku hanya bisa menangis melihat Ayah dan ibuku bertengkar,aku tidak tahu apa yang menjadi masalah sehingga ayah dan ibuku bertengkar hebat malam itu.Semenjak kejadian malam itu ayahku sering tidak pulang ke rumah.Ibuku selalu marah dan aku yang tidak tahu apa apa menjadi sasaran ibuku.
Setiap Ayah pulang ibu selalu mengucapkan kata pisah pada ayahku.Sehingga Ayah menyanggupi untuk berpisah dan akhirnya mereka benar benar berpisah.
Saat ini ayah dan ibuku sudah berpisah,mereka sudah mempunyai pasangan masing masing.Disinilah nasib hidupku di mulai.Semenkak Ayah dan ibuku punya istri dan suami lagi aku sudah tidak ada yang peduli.Aku kecil selalu jadi piala bergilir untuk Ayah dan ibuku.Setiap hari aku dititipkan di rumah uwak,tidak pernah ayah ataupun ibu mengurusi kebutuhanku.Aku bagai anak yatim piatu yang tidak punya orangtua.Sedih dendam pastinya merasa menjadi anak tapi hanya di buang saja.Suatu ketika ibuku punya anak dari suami nya yang baru.Semakin aku tak di anggap anak.Kata ibu aku bukan anak yang berguna hanya bisa menyusahkan saja.Tetapi aku hanya diam tidak pernah membantah.Pernah aku minta dibelikan tas untuk sekolah tapi ibu bilang tak punya uang.Akhirnya aku menangis kenapa hanya adiku yang d sayang ibu sedangkan aku selalu d bentak dicaci-maki bahkan sering dipukul ibu.Hanya bisa merintih meratapi nasib kenapa ibu kandungku sekejam itu padahal itu untuk kebutuhan sekolah.Teman temanku semuanya mempunyai baju,tas sepeda baru tapi aku belum punya.Mau minta sama ayah tapi aku tidak di perbolehkan sama ibu.Ibu bilang kalau kamu berani ke rumah ayah kamu akan d racun sama ibu tiriku.Kata kata itu yang selalu terngiang-ngiang ditelingaku hingga aku takut ke rumah ayah.
Daftar bab
1 bab
Pilih urutan untuk menemukan bab lebih cepat
Volume 1 · Volume 1
Lanjutkan membaca di aplikasi
Buka aplikasi untuk membaca bab terkunci.








