
Sihir Penafsu Hasrat Jiwa
Yyomoixyz|Bersambung
- Jumlah kata
- 66.6K
- Popular
- 2.7K
- Subscribe
- 235
- Jumlah kata
- 66.6K
- Popular
- 2.7K
- Subscribe
- 235
Sinopsis
(Area 21+ Sebelum Membaca Siapkan Tisu🔞) Seorang pria yang bertransmigrasi ke novel sihir, mengetahui rahasia sihir terkuat keluarga Dimitri. Mantra Sihir Penafsu jiwa yang merangsang semua wanita cantik yang diincarnya. Demi kenyamanan di dunia baru, Ronal ingin menjadi pria sex terhebat di negeri tersebut.
Ulasan
0 ulasan
Belum ada ulasan
Jadilah yang pertama menulis komentar
Bab 1
Di tengah malam yang sunyi di kediaman mewah keluarga Dimitri, terdengar suara decapan riuh di dalam sebuah ruangan disana.
"Slurp... Slurp!"
"Hah! Jadi kau benar-benar mengamuk kepada kepala keluarga?"
"Apa lagi yang harus kulakukan? Dia menjualku kepada seorang nenek tua. Haruskah aku menerimanya begitu saja? Menimani seorang nenek tua?" jawab sang tuan muda seraya menunduk dan menghisap rokoknya.
Di bawah sana, Alice, pelayan pribadinya, membenamkan wajah di selangkangan sang tuan muda. Kepalanya yang mungil bergoyang pelan di antara kedua kaki tuannya.
"Slurp! Slurp! Slurp!"
Lidah Alice menjilat dengan lembut batang itu, lalu bibirnya mengerucut mengitari bagian ujung dengan intensitas yang pas, persis seperti yang disukai pria itu.
"Hmph... Mmm! Agak sedih membayangkan kalau ini adalah hari terakhir ku melihat milikmu yang besar ini tuan muda. Karena sebentar lagi kau akan diberikan kepada nenek itu," gumam Alice sambil mendongak dan memberikan tatapan menggoda.
Sang Tuan Muda merasakan secercah penyesalan karena sadar tidak akan bisa melihat pelayan menggemaskan itu lagi. Ia telah melatih dan menjinakkan Alice hingga benar-benar sesuai ,dengan seleranya.
Hubungan mereka memang sebatas teman Intim fisik tanpa ikatan asmara, sebab di era tersebut, pernikahan antara rakyat biasa dan bangsawan adalah hal yang tak terbayangkan.
"Seandainya aku tahu akan jadi begini, mungkin aku seharusnya menculikmu dan kita berdua hidup berbagia diluar," ujar sang tuan muda.
"Oh, ayolah! Jangan bermimpi setinggi itu? Aku tidak tertarik pada pernikahan," sahut Alice.
"Oh iya? Kata gadis yang sedang mengisap batang milikku tanpa sehelai apapun?" balas Tuan Muda itu tersenyum miring.
Alice terkekeh. "Aku cuma sedang bersenang-senang dengan tuan muda yang tampan. Lagipula, wajah dan batangmu adalah yang terbaik di desa ini."
Sang tuan muda ikut tertawa kecil lalu membuang puntung rokoknya ke asbak. Sifat blak-blakan Alice yang berbeda dari pelayan lain adalah hal yang selalu ia sukai, terutama di tengah situasi aneh yang sedang menghimpitnya.
"Sejak kapan kau merokok?" tanya Alice.
"Aku sebenarnya ingin berhenti. Tapi hari ini suasana hatiku sangat buruk, aku tidak bisa menahan diri." jawab Tuan Muda.
Pria itu teringat kembali masa lalunya, saat-saat ia datang ke dunia ini. Ia sebenarnya adalah seorang transmigrator yang masih memiliki ingatan pada masa lalunya. Di kehidupan lalunya, ia hanyalah seorang karyawan toko kelontong.
Menghabiskan lima tahun hidupnya di toko itu sebagai pria yang kesepian. Hngga akhirnya ia mati di rampok, saat ia sedang membaca sebuah novel di depan kasir toko tempat ia berkerja.
Dunia yang ia tempati sekarang hanyalah sebuah cerita novel. Ia sempat mengira telah berpindah ke tubuh karakter figuran jahat yang akan mati di tangan protagonis, tetapi dugaan itu salah besar.
Tubuh yang ia tempati adalah milik anak bernama Ronal dari 'Keluarga Dimitri', keluarga penyihir yang menguasai wilayah pedesaan jauh dari ibu kota. Karakter ini bahkan tidak pernah muncul dalam novel yang ia baca itu, bahkan tidak memiliki hubungan dengan tokoh utama dalam cerita.
Meski terjebak dalam tubuh orang tak penting, hidupnya tidak terlalu buruk. Ia terlahir sebagai putra bangsawan pedesaan yang berbakat jenius dalam sihir.
Tanpa perlu terlibat dalam konflik utama cerita novel, ia berniat menikmati hidup mewahnya sebagai bangsawan di pedesaan kecil. Sampai akhirnya waktu itu tiba, kakak laki-lakinya sendiri menjualnya kepada seorang penyihir tua berusia lebih dari tiga ratus tahun.
Bagi Ronal, terlahir sebagai anak kedua adalah sebuah nasib buruk yang muncul setelah kedua orang tua mereka meninggal.
Kakaknya yang berotak biasa saja dan penuh ambisi merasa terancam oleh bakat sihir adiknya yang luar biasa. Sang kakak takut posisinya direbut oleh sang adik, padahal Ronal sendiri tidak akan pernah mengambilnya jika diperlakukan dengan baik.
Namun, ketakutan itu membuat sang kakak nekat menyingkirkannya. Dengan cara menjualnya.
Ronal teringat kembali beberapa menit lalu saat kakaknya membeberkan rencana tersebut.
"Kau tahu bagaimana Bangsa Penyihir bereproduksi?" tanya sang kakak kala itu dengan nada mengejek.
"Bangsa Penyihir tidak punya pasangan pria, mereka menggunakan mantra khusus untuk menciptakan anak perempuan," jawab Ronal.
"Tepat. Tapi penyihir hebat yang sekarang sudah tidak bisa memakai sihir itu lagi," ujar kakaknya seraya bertepuk tangan. "Karena tidak bisa bereproduksi dengan mantra sihir, dia membutuhkan pria untuk kehamilan normal. Dan pria itu adalah kau. Dia tidak bisa memilih sembarang pria, jadi kau yang terpilih dari keluarga sihir manusia."
"Jadi, kau memperlakukanku seperti pejantan untuk berkembang biak?" tanya Ronal dengan kepalan tangan gemetar.
"Apa salahnya? Untuk anak laki-laki kedua? Dan kau akan menjadi suami kepala Bangsa Penyihir Agung, itu adalah sebuah peningkatan. Oh, tunggu, umurnya sudah lebih dari 300 tahun, kan? Pfft... maaf ya! Hahaha!" gelak sang kakak.
Ronal merasa diperlakukan seperti budak seks yang dijual. Namun, menolak perjanjian itu akan memancing kemarahan klan penyihir yang sangat kuat, yang bisa menghancurkan karier sihir serta wilayah keluarga mereka. Kakaknya memanfaatkan situasi tersebut untuk mengusirnya secara halus.
Lamunan Ronal tadi buyar saat Alice kembali bersuara,
"Mmm... Slurp! Tetap semangat, Tuan Muda. Setidaknya kau kehilangan keperjakaanmu berkat aku."
"Apakah aku pernah bilang kau adalah orang pertama yang melakukan ini padaku?" balas Ronal.
"Apa? Jadi aku bukan orang pertama? Padahal aku masih perawan, lho!" seru Alice.
"Berhenti bicara omong kosong dan buka lebar-lebar selangkanganmu. Biarkan aku mencicipinya sekali lagi, srupp!" ucap Ronal mengebu-ngebu.
"Ya Tuhan, kau mesum sekali, Tuan Muda..."
Alice membungkuk di atas ranjang dan memamerkan tubuh bagian belakangnya.
Ronal meraih pinggul pelayannya dan meresapkan tubuhnya ke dalam diri Alice yang sudah basah.
"Haaaaa..." Alice mendesah gembira dengan wajah berseri-seri. "Hng! Enak sekali...! Sayang sekali kalau diberikan kepada nenek-nenek..."
"Ck, kau mau merusak suasana saat aku sedang bercinta denganmu?" ucap Ronal.
"Ah! Hah! Hng! Maaf! Aaaah!" desah Alice.
Gerakan pinggul Ronal membuat Alice mengerang makin keras, memancing gairah Ronal hingga puncak ketegangan.
Pergumulan itu berlanjut hingga lewat tengah malam.
Ketika Ronal menyelesaikannya, Alice sudah tergeletak terengah-engah di atas ranjang.
Tubuhnya yang basah oleh keringat berkedut pelan dengan pakaian dalam yang terlepas berantakan di sekitar kaki. Sisa pertarungan mereka perlahan menetes di antara kedua paha pelayan itu.
Ronal menggunakan sihir kontrasepsi lalu bangkit dari tempat tidur. Setelah menyalurkan hasratnya, pikirannya kini menjadi lebih jernih.
Ia baru sadar kakaknya tidak tahu tentang pusaka rahasia keluarga mereka—sebuah sihir rahasia yang ditinggalkan oleh Kepala Keluarga Pertama Dimitri.
Ronal berniat membawa pusaka tersebut saat pergi, lalu menggunakannya untuk merebut kembali wilayah keluarganya.
Tak lama kemudian, ia mencari dan membuka pusaka rahasia tersebut. Namun, teks yang tertera di hadapannya justru membongkar kebenaran yang mengerikan.
[Sihir Penafsu Jiwa]
"Apa-apaan ini?" gumam Ronal tertegun melihat kenyataan sebenarnya dari keluarga mereka.
Daftar bab
60 bab
Pilih urutan untuk menemukan bab lebih cepat








