

Kota Ampera
Di tengah hutan yang lebat, sore menjelang malam dengan sedikit gerimis seorang pria dengan badan kurus dan mempunyai rambut hitam panjang berlari menujuh rumahnya di dekat hutan Ampera yaitu desa kiramis
Dengan terengah-engah pria tersebut terus berlari dengan bahagia karena, dalam pikiranya dia akan bertemu dengan tunangannya yang sudah 5 tahun tidak bertemu. Saat Adnan di dalam hutan untuk mencari tanaman-tanaman obat untuk ibunya. Adnan bertemu dengan salah satu warga desa yang juga sedang mencari buruan.
"Adnan kenapa kamu belum pulang?", ujarnya
Sambil berjalan ke arah Adnan
"Belum pak, mungkin menginap di gubuk di depan sana" ujar Adnan sambil memegang beberapa tanaman obat
"Mungkin besok baru balik. Ucap Adnan ke bapak hasan....... emangnya kenapa pak?" Tanya Adnan
"Tadi sebelum bapak ke hutan, bapak liat banyak orang di rumahmu." Ucap bapak hasan
Ehhhh. Dengan kebingungan Adnan mulai menerkah apa yang sebenarnya terjadi.
"Iya bapak liat kayak banyak orang datang itu. Pakaian meraka bagus-bagus semua." Ujar pak hasan
Di dalam kebingungan Adnan akhirnya sadar bahwa kemungkinan yang datang itu ada tunanganya Priska Ananta. Karena Adnan tau tahun ini adalah tahun dimana perjanjian antara Leluhurnya dengan leluhur keluarga tunangannya. Dengan gembira Adnan langsung membereskan perlengkapan dan hasil pencarian obat herbalnya dimasukan ke dalam tas.
"Ya sudah pak saya mau balik sekarang saja. Mungkin ada hal penting di rumah. Hehehe," ucap Adnan sambil tersenyum ke bapak hasan
"Yasudah pak. Saya balik dulu. Bapak belum mau pulang? "Ujar Adnan
"Belum nak. Bapak baru sampai juga di hutan kan buruan keluarnya nanti malam". Balas bapak hasan
"Ya sudah..... hati-hati bapak disini banyak hantunya. Hantunya wanita cantik lagi. Takutnya bapak dibawah kabur Wkwkw". Ucap Adnan sambil bercanda dengan bapak hasan
"Hussss. Sana balik hahaha".... Balas pak hasan sambil tertawa
Setelah bercanda dan tertawa bersama dengan bapak hasan, Adnan langsung pulang karena penasaran siapa yang datang.
Dalam perjalan pulang Adnan merasa bahagia karena jika yang datang adalah Priska maka betapa senangnya.
Adnan dan Priska sudah bertunangan. Surat pertunangan mereka di tandatangani oleh kedua leluhur keluarga prasetio dan leluhur keluarga Ananta.
Perjanjian pertunangan ini didasari rasa terima kasih leluhur keluarga Ananta kepada keluarga Prasetio
Dan harusnya tahun ini adalah tahun dimana mereka akan di nikahkan karena umur mereka sudah umur 18 tahun
Didalam perjalan Adnan terus memikirkan nasibnya kedepan saat menikah dengan gadis cantik dari keluarga kelas atas di kota Ampera. Yaitu Priska Ananta si primadona kota Ampera betapa bahagianya dia. Dan terus berterima kasih kepada leluhurnya
"Leluhur terima kasih sudah menjodohkanku dengan gadis cantik". Ucap Adnan kepada leluhurnya dalam batinnya
Dalam rasa bahagia tidak terasa Adnan sudah berada di dekat desa. Dari kejauhan dia melihat teman kecilnya yang menjemput kedatangannya. Namun yang dia liat adalah raut wajah teman kecilnya yang cantik seperti orang kebingungan
"Kenapa muka Naumi seperti otang yang kawatir. Tidak ada senyum-senyumnya". Pikir Adnan sambil mendekat ke arah Naumi
"Kakak kenapa kamu baru pulang? Kakak selalu buat aku kawatir." Ujar Naumi dengan raut wajah yang marah.
"Aku kan lagi mencari obat buat ibu di dalam hutan". Jawab Adnan sampil mengacak rambut Naumi
"Yasudah ayuk pulang". Ucap Adnan
Sesampainya di rumah Adnan, Adnan melihat banyak sekali pengawal di depan rumahnya. Tanpa berpikir panjang Adnan dan Naomi masuk rumah dan melihat di dalam ruangan tamunya terdapat semua keluarganya kecuali ibunya karena ibunya lagi sakit
Akhirnya mata Adnan terfokus pada satu orang yaitu Priska namun yang mengherankan Priska duduk di dekat seorang pria yang dia tidak tau siapa orang tersebut.
"Siapa pria itu, kenapa dia terlihat dekat dengan Priska?".... Pikir Adnan
Saat Adnan masuk dia langsung di suruh duduk oleh ayahnya.
"Adnan duduk lah. Ada yang akan mereka sampaikan". Ujar ayahnya kepada anaknya
Saat hendak duduk. Ada suara seseorang yang sedang mengejeknya
"Ohh ini yah tunanganmu. Kenapa dia terlihat seperti orang yang tidak memiliki kemampuan sama sekali untuk menjagamu".
"Bahkan kekuatannya hanya berada di dasar. Hanya alam kelahiran tingkat 1 hahaha"... ujarnya mengejek Adnan sambil tertawa
"Bahkan dia tidak bisa mengalahkan bawahanku yang terlemah". Lanjutnya mengejek
Merasa tidak senang Rangga Ayah Adnan langsung bicara.
"Saudara Herman Ananta. Beginikah cara anda datang di kediaman Prasetio membawa orang luar datang ke rumah ku untuk menghina anakku".. tegas Rangga kepada Herman
Dengan bangganya Herman Ananta menjawab
"Rangga ... Rangga kamu masih seperti biasa tidak berubah."
"Sebelumnya saya perkenalkan ini adalah Kevin Laram putra sulung sekaligus penerus keluarga Laram dari kota Tulon". Ucap Herman sekaligus memperkenalkan Kevin
Herman dengan lantang menyampaikan maksud dan tujuannya datang ke kediaman keluarga Prasetio yaitu membatalkan pertunangan putrinya dengan Adnan anak dari Rangga
"Rangga saya datang di sini untuk membatalkan pertunangan anak saya Priska dengan Adnan. Karena Adnan tidak layak untuk putriku". Ujar Herman
Namun ucapan Herman tersebut membuat hati Adnan dan keluarganya langsung menusuk ke hati
"Herman begikah caramu menghargai perjanjian leluhurmu?". Ucap Rangga dengan nada tinggi
Dengan banganya Herman lanjut menghina keluarga Prasetio. Karna dia tau bahwa ada bekingan kuat yang ada di pihaknnya.;Memang sejak dulu Herman memang tidak suka kepada Rangga karena Rangga telah merebut cinta pertamanya yaitu ibunya Adnan yaitu Lydia. Sehingga dengan moment ini Herman terus mempermalukan Rangga dengan keluarganya
"Hey Rangga ..... kamu jangan merasa orang yang terhina. Ingat di dunia ini kekuatan di atas segala-galanya".
"Lihat anak mu itu pria bodoh yang hanya memiliki kekuatan di Alam kelahiran tinggat 1 di bandingkan dengan putri saya yang sudah berada di tingkat 5 alam kelahiran". Ujar herman menghina
Adnan bukan tidak melakukan usaha akan tetapi sejak dia lahir dia hanya memiliki 1 meridian. Dimana pada umunya semua orang minimal harus memiliki 3 meridian dan 5 meridian sudah dikatakan sebagai jenius dan 10 meridian sudah legenda yang tidak perna akan muncul.
Pada saat Adnan berumur 5 tahun anak-anak pada umunnya membuka meridiannya pada saat itu terjadi kecelakaan yang tidak diketahui oleh keluarga kenapa Adnan pada saat proses pembukaan terjadi kesalahan. Dan hanya mentok di pembukaan 1 meridian.
Bahkan adiknya Siska memiliki 4 meridian. Mengalahkan kakaknya yang hanya memiliki 1 meridian
Ayah dan kakeknya sudah berusaha sekuat tenaga untuk menyembuhkan Adnan tapi tidak ada hasil. Di satu sisi Adnan terliat mukanya terlihat kusam mendengar obrolan mereka
"Adnan kamu tidak cocok denganku dan detik ini pula aku Priska Ananta membatalkan pertunangan".. ujar Priska dengan lantang sekaligus merobek surat perjanjian di depan banyak orang
"Hahahaha anak bodoh yang tidak memiliki kekuatan memang tidak cocok untukmu sayang"... ujar kevin sambil merangkul pinggang ramping priska
"Kamu adalah wanita lajang dan tidak tau malu".
"Jika tidak keluarga Prasetio keluarga Ananta sudah musnah". Teriak Adnan Dengan raut wajah kusam
Tampa aba-aba kevin langsung menerjang Adnan
"Bukkkk buk buk.... kreeek". Suara retakan tangan terdengan
Dan kevin langsung menendang Adnan sampai terpental jauh
Kevin yang berada di Alam kelahiran tingkat 6 dengan mudah mematahkan tulang dan melempar Adnan
Saat terlempar Naomi yang berada tidak jauh dari Adnan langsung berlari menuju ke arah dimana Adnan terpental oleh tendangan Kevin
"Mulutmu tidak layak untuk menyebutkan kata-kata kotormu itu kepada wanitaku"... ujar kevin kepada Adnan
Merasa terhina keluarga Prasetio ayah Adnan langsung maju ke depan mengeluarkan kekuatanya menghantam Kevin. Namun karena kekuatan kevin Laram memiliki kekuatan satu tingkat di atas Rangga. Dengan mundahnya Kevin menangkis serangan Rangga
"Keluarga lemah ini mau mengalahkanku. Hahahaha"....... Ejek Kevin kepada Rangga