
- Jumlah kata
- 619
- Popular
- 100
- Subscribe
- 0
Sinopsis
Seseorang yang saling suka di lingkungan sekolah, tapi karena gengsi mereka tidak mengungkap kan nya
Ulasan
0 ulasan
Belum ada ulasan
Jadilah yang pertama menulis komentar
sejak kapan seseorang bisa merasa asing di tempat yang ia sebut ?
Sejak kapan seseorang bisa merasa asing di tempat yang ia sebut ?
Pertanyaan itu muncul tiap kali bel masuk berbunyi dan aku masih duduk diam di bangku paling depan. Kelas IX 2 selalu ramai, tapi entah kenapa aku sering merasa sendirian di tengah suara tawa dan kursi yang diseret. Aku menatap papan tulis tanpa benar-benar membaca apa pun. tulisan yang banyak, suara guru terdengar seperti lewat begitu saja. Mataku justru tertuju ke seseorang yang duduk di bangku belakang, yang setiap hari aku melihat nya.
Di bangku tempatnya, mereka tertawa membicarakan hal-hal kecil—PR, candaan receh, rencana pulang bareng. Hal-hal sederhana yang sering aku bicarakan dengan teman sebangku ku. Bel istirahat berbunyi. Semua pelajar dan guru-guru berhenti sebentar untuk istirahat karena telah belajar dan juga mengajar. Tapi saat istirahat bagiku sangat bosan jika aku hanya diam saja, karena aku orang nya sangat sedikit aktif dan suka bercanda. Tapi semua itu lewat begitu saja saat aku mulai melihat satu orang di kelas ku yang menurut ku lumayan bisa dikagumi.
Setiap aku melihat nya aku suka membayangkan hal seru bersama nya yang suatu saat bisa aku lakukan. Tapi sayang nya aku tidak begitu mengerti soal hal mendekati seseorang, maka dari itu aku hanya menatap nya, karena bagiku menatap nya sudah membuat aku senang. Dan dia ketika di kelas suka ngobrol dengan temannya, dia tidak begitu aktif tapi dia juga tidak pendiam, tapi terkadang dia suka risih jika ada yang mengganggu atau meledek nya.
Tiap istirahat dia selalu pergi ke kantin bersama temannya. Tapi aku, tidak terlalu suka ke kantin, aku lebih memilih main di kelas atau jalan jalan di sekitar sekolah bersama teman.
Bel masuk pun berbunyi, tandanya istirahat sudah selesai waktunya masuk lagi untuk belajar. Aku dan teman ku yang sudah keliling - keliling sekolah pun kembali ke kelas untuk masuk pelajaran berikut nya. Sebelum masuk kelas aku dan temanku biasanya diam dulu di depan kelas untuk sekedar mengobrol dan bercanda bersama. Tidak lama kami melihat guru pelajaran mau masuk kelas kami, aku dan teman ku pun masuk ke kelas dan duduk di bangku masing - masing. Guru masuk dan mengucap salam tandanya pelajaran dimulai. Aku dan teman sebangku pun mendengar kan guru menjelaskan, dan tidak lama aku ingin pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil. Aku mengajak teman sebangku untuk pergi mengantar ku, kami pun izin pergi ke kamar mandi dan guru memperoleh kan nya. Kami berjalan ke kamar mandi sambil mengobrol, tidak lama kami sampai di kamar mandi, aku masuk ke kamar mandi dan teman ku menunggu di luar. Tidak lama aku selsai dan kami pun kembali ke kelas.
2 jam berlalu waktu pelajaran sisa 30 menit lagi dan pelajaran akan berganti. Aku dan teman ku sedang menulis apa yang di suruh guru. Aku menoleh ke belakang dan tidak sengaja melihat dia, iya dia orang yang aku kagumi. Saat aku melihat kebelakang dia juga melihat kepada ku dan tersenyum tipis seolah-olah dia menyapa ku. Aku kebelakang untuk mengobrol dengan teman di bangku belakang dan sambil melihat dia dari belakang.
Tidak terasa 30 menit pun berlalu, guru pun keluar kelas yang artinya pelajaran telah selesai dan akan berganti jam pelajaran, aku dan teman ku keluar untuk pergi ke luar kelas dan diam di depan kelas untuk mengobrol. Ternyata guru mapel selanjutnya tidak masuk dan aku bersama teman ku pun aga senang. Kami pun pergi ke kantin untuk jajan dan tak lama kami sampai, kami pun makan lah. Beberapa saat berlalu kami selesai makan dan akan kembali ke kelas, tiba lah di kelas aku dan teman ku. Aku melihat nya sedang bermain dengan temannya. Tidak lama waktu berganti dan saatnya untuk istirahat ke dua, aku dan teman ku hanya berdiam di kelas tanpa tujuan yang jelas. Tapi saat di kelas dia...
Daftar bab
1 bab
Pilih urutan untuk menemukan bab lebih cepat
Lanjutkan membaca di aplikasi
Buka aplikasi untuk membaca bab terkunci.








