
- Jumlah kata
- 40.3K
- Popular
- 271
- Subscribe
- 50
Sinopsis
novel ini mengisahkan seorang anak indigo yang terlibat terlalu jauh ke dalam dunia makhluk astral sampai dia sendiri tidak tahu kalau nyawanya benar benar dalam bahaya. Apakah bahaya yang mengancam tersebut? Simak terus kelanjutannya!
Ulasan
1 ulasan
Aulia Hazuki
20/7/25 01:33
Hai kak semangat terus nulisnya ya 🙏 kalau berkenan boleh mampir ke novelku "Rumah Laba-laba" dan subscribe balik terima kasih banyak kak 🙏
1
Di suatu desa tinggalah bayu seorang remaja yang baru saja berusia 17 tahun. Nama lengkap bayu adalah Aji Bayu Saputra anak pertama dari 2 bersaudara yaitu bayu sebagai kakak dan adik bayu bernama Ayu. Ayu duduk di bangku kelas 2 SMP karena umur mereka hanya terpaut 3 tahun. Bayu sekolah di SMK Putra Bangsa bersama sahabatnya yang bernama Bagas. Nama bayu di berikan oleh sang kakek yang memiliki arti tertentu. Arti apa yang di maksud mari kita lanjut ke ceritanya.
Pagi itu bayu dan bagas sudah sampai di sekolah dan mereka sedang mencari letak kelas baru di kelas 2 ini. Karena tiap naik kelas pasti di acak kelasnya. Bayu melihat daftar nama kelas Perkantoran A dan yang ada cuma namanya bagas tidak ada nama bayu di sana berarti mereka tidak sekelas.
"Yu lu di kelas B!" Teriak bagas.
"Iya lu di A nih nyet. Yah kita nggak sekelas gas." ucap bayu lesu karena bayu udah terbiasa sekelas sama bagas jadi kalau tidak sekelas rasanya kurang lengkap.
"Ya maklum lah yu gw nggak sepandai elu. Soalnya gw denger denger kelas B itu kelas unggulan di jurusan kita." ucap bagas.
"Mana mungkin yang ada kelas A yang unggulan kayak kelas 1 kemarin." bantah bayu.
"Enggak yu, kelas 1 emang kelas A yang unggul tapi kelas 2 kelas B yang isinya siswa siswi pintar lalu kelas 3 nanti kelas C yang unggulan. Pegang kata kata gw pasti bener." jelas bagas.
Singkat cerita bel masuk udah bunyi bayu udah stay di tempat duduknya dan bayu lihat cewek cantik idamannya dari kelas 1 lagi bingung cari tempat duduk karena udah di isi semua bagian depan tinggal bagian belakang yang kosong. Ketika bayu ingin memanggil cewek itu temannya udah manggil dan nyiapin tempat duduk untuknya. Cewek idaman bayu itu namanya Erlin dulu kelas 1B dan sekarang kelas 2B Lagi. Tak berselang lama temen bayu yang dulu kelas 1C datang namanya satrio tapi sering di panggil gembul karena badannya yang gendut. Satrio duduk di samping bayu yang menurut bayu itu ada untung dan ruginya. Untung karena gembul ini jago mapel komputerisasi dan bahasa inggris yang kedua mapel itu minus di bayu jadi bayu bisa minta bantuan si gembul kalau ada yang susah. Ruginya bangku jadi sempit karena badan gembul yang besar.
Oke setelah wali kelas sudah selesai menyampaikan pengumuman pada umumnya bayu dan teman temannya bisa bebas jadi mereka memilih nongkrong di balkon lantai 2 tempat biasa mereka nongkrong. Sampai di balkon udah ada anak lain yang lagi ngudud main kartu dan ada juga yang tidur. Lantai 2 gedung ini ada 4 bagian tapi yang di sisi selatan ini kosong karena nggak ada yang berani nempatin padahal di sini ada 3 kelas yang lumayan luas tapi ya gimana lagi siswa siswi yang menempati kelas di lantai 2 gedung selatan ini pasti banyak yang kesurupan.
"Lu tahu rahma yang sering gw omongin, ternyata kelasnya di sebelah kelas 2A yu." ucap bagas memulai obrolan.
"Serius? Emang sebelah itu jurusan JB ya?" tanya bayu.
"Iya kelas JB2 dan lu tahu tadi dia menatap gw saat lewat depan kelasnya." ucap bagas dengan senyumnya.
"Ya ampun baru di lihatin cewek aja heboh bener kayak nggak pernah di lihat cewek." ejek bayu.
"Kan udah ada perkembangan dan gw yakin bentar lagi gw bisa lupain aurel."
"Masih aja lu mikirin cewek sialan itu. Ayo bro move on."
"Emang lu udah move on dari dea? Alah sempak sama aja lu."
"Hehe.. Ya emang sih kadang inget dia."
"Kenapa ya dulu kita bisa mainin cewek sekarang kita sama2 dapat batunya."
"Iya aurel emang udah jelas selingkuh dan punya 2 pacar ya, tapi dea enggak selingkuh dan punya pacar lain cuma lagi jalan aja sama cowok lain."
"Sama aja bego paling bentar lagi juga mereka jadian."
Lagi asik ngobrol Joni dan gembul dateng.
"Woy..Lagi ngobrolin apa nih?" tanya joni.
"Kampret emang ngagetin aja." ucap bagas.
"Santai santai nih gw bawa cemilan." gembul bawa gorengan 1 kresek.
Mereka ngobrol ngalor ngidul sampai siang setelah itu mereka bolos karena infonya sampai bel pulang nggak ada pelajaran.
Seminggu berlalu hari ini sudah mulai aktif kegiatan belajar mengajar jadi bayu fokus dengan kegiatan hari itu. Tiba tiba bu guru bilang akan ada belajar kelompok sampai akhir semester. Awalnya bayu biasa aja sampai akhirnya nama bayu di sebut dan ternyata bayu satu kelompok dengan gembul, sinta dan satu lagi yaitu erlin. Bayu jadi senyum senyum sendiri saat itu sedangkan erlin biasa aja.
"Yu lu kenapa senyum senyum sendiri? Lu masih waras kan?" tanya gembul kepada bayu.
"Aman kok udah lu cukup diem aja mbul." ucap bayu.
Pulang sekolah bayu di cegat oleh sinta.
"Hey bayu tunggu." ucap sinta dari belakang bayu.
"Iya sin ada apa?" tanya bayu.
"Gw udah buat grub dan 2 orang lain udah masuk tinggal lu sama temen lu yang belum minta nomornya ya." jelas sinta tanpa malu malu minta nomor bayu.
"Oh iya ini nomorku 08## #### nanti chat aja aku kirimin nomornya gembul."
"Oke thanks ya." sinta pun berlalu.
Malamnya bayu sedang asik mabar dengan bagas ada notif telpon masuk dari sinta.
"Woy di chat dari tadi nggak bales."
"Eh lu siapa main ngomel2 aja gw lagi main nih jangan ganggu." telpon di mantiin lalu bayu aktifin mode game jadi gk akan ada orang ganggu lagi.
Selesai main game baru bayu buka chat dan isinya spam chat dari sinta.
Di salah satu chat ada link grub bayu klik link itu otomatis masuk grub dan si gembul udah ada di dalamnya jadi bayu gk bales chat dari sinta sama sekali terus tidur.
Besoknya di sekolah baru aja masuk kelas lengan bayu si cubit keras banget oleh sinta.
"Eh sialan gw chat banyak nggak lu bales satupun kayak orang penting aja lu. Kalau bukan karena satu kelompok gw juga ogah chat lu njir." omel sinta.
"Aduh lepas sakit bego aduh...iya iya sorry gw minta maaf gw gak sempet bales karena ketiduran." cubitan sinta sakit banget bikin bayu kesakitan.
"Rasain tuh. Nanti kita belajar bareng di rumah gw." ucap sinta sambil kembali ke tempat duduknya.
"Rumah lu yang mana?" tanya bayu mengikuti langkah sinta
"Nanti gw share lok. Awas nggak dateng atau telat." ancam sinta.
Waktu pulang bayu udah bilang ke bagas kalau bayu mau kerja kelompok jadi bagas pulang duluan sama joni. Tak berselang lama di grub ada share lok dari Sinta jadi bayu bersama gembul langsung otw ke rumah sinta. Sampai di titik lokasi ternyata rumah sinta bagian bawahnya di buat car shop mirip dealer mobil gitu.
"Langsung masuk aja naik ke lantai 2." teriak sinta dari balkon lantai 2.
"Rumahnya banyak mobilnya yu." ucap gembul.
"Rumah lu juga ada mobilnya mbul." jawab bayu
"Beda lah ini banyak loh Kayaknya di jual nih mobilnya." ucap gembul lagi.
"Maaf pak saya bayu dan ini satrio teman sekelas sinta. Apa sintanya ada?" tanya bayu basa basi.
"Oh iya dek langsung naik aja non sinta udah nunggu di atas."
"Baik pak lewat mana ya?" tanya bayu lagi.
"Itu di pojok ada lift atau lewat tangga yang di sebelahnya juga bisa."
Daftar bab
35 bab
Pilih urutan untuk menemukan bab lebih cepat








