Semua novel yang kamu inginkan ada disini
Download
Hancurkan Takdir Terkutuk Ini

Hancurkan Takdir Terkutuk Ini

Azurius07 | Bersambung
Jumlah kata
148.5K
Popular
105
Subscribe
45
Novel / Hancurkan Takdir Terkutuk Ini
Hancurkan Takdir Terkutuk Ini

Hancurkan Takdir Terkutuk Ini

Azurius07| Bersambung
Jumlah Kata
148.5K
Popular
105
Subscribe
45
Sinopsis
FantasiIsekaiIblisPahlawanMonster
Satu-satunya anggota tim Pahlawan yang masih hidup dalam penyesalan setelah kematian seluruh timnya, Kesatria Kutukan Ray Nova kembali ke awal mula penyerangan para Iblis. Apakah yang akan dia lakukan untuk menghentikan Tragedi yang menimpa dunia dan seluruh anggota timnya. Dengan kekuatan dan kemampuan yang telah dia dapatkan dengan tubuh mudanya dia akan merubah takdirnya dan takdir tragis dunia ini.
Bab 1 - Dimana Semuanya Bermulai

Cerita masa lampau banyak dikaitkan dengan kemunculan Raja Iblis dan Para Pahlawan yang akan menyelamatkan dunia dari mereka. Para Pahlawan terlahir dari mereka yang merasa tatanan dunia memerlukan perubahan. Pertempuran dari Para Pahlawan melawan Para Raja Iblis disebut sebagai sebuah Perang Suci.

Hasil yang didapatkan dari Perang Suci secara umum hampir di seluruh dunia adalah Kehancuran Raja Iblis dan Rasnya. Tanpa adanya Raja Iblis, para Iblis tidak akan mampu bertahan dan menjadi punah. Namun, tidak semua dunia berhasil mengalahkan Raja Iblis, beberapa darinya bahkan tidak bisa menandingi kengerian Raja Iblis. Salah satunya adalah Terra.

Seorang pria berjalan sendirian di Dataran Terra yang hampir hancur tak karuan. Dataran yang awalnya adalah sebuah hutan dan padang rumput indah berubah menjadi medan tempur yang sangat mengerikan. Jutaan tentara dari kedua belah pihak tewas. Korban selamat akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di dunia yang ikut terbakar setelah kematian Raja Iblis.

Terra awalnya adalah sebuah dunia sihir dan pedang yang makmur. Namun semuanya berubah semenjak kebangkitan Raja Iblis dan pasukannya yang memporak-porandakan dunia ini. Banyak Kerajaan yang melakukan perlawanan, namun dikalahkan hingga mereka akhirnya bersatu bersama dengan Para Pahlawan dan melakukan sebuah Perang Suci melawan Raja Iblis.

Apakah mereka mendapatkan kemenangan? Mereka mendapatkannya. Bagaimana dengan imbasnya? Semuanya musnah, bahkan dunia yang sebelumnya mereka sebut sebagai Surga kini menjadi Neraka bagi seluruh mahluk hidup.

Tidak ada yang bisa hidup, bahkan Para Pahlawan juga sekarang terbaring tak bernyawa setelah Peperangan usai. Mereka yang tersisa mencoba bertahan hidup, namun seperti semuanya telah terlambat. Seakan dunia ini telah ditinggalkan oleh harapan bagi umat manusia.

Pria tersebut masih terus berjalan, walau tertatih-tatih dia masih mencoba berjalan dengan gigih melewati badai gelap tersebut. Tudung kepalanya terlepas, memperlihatkan sosok berwajah tampan yang dipenuhi luka dengan sebuah penutup mata kanan yang menyembunyikan luka di matanya.

Badai tersebut seakan menyerah melawan kegigihan pria tersebut dan merelakannya sebelum terbang menjauh. Meninggalkan pria tersebut yang masih terus berjalan hingga mencapai sebuah batu besar. Batu tempat Para Pahlawan menghembuskan nafas terakhir mereka.

Tiga buah makam dibentuk dan ada disana. Tiga makam pahlawan yang berjasa dalam mengalahkan Raja Iblis, namun gagal dalam menyelamatkan dunia.

“Aku datang kembali, apa kalian masih mengingatku?” tanya pria tersebut tanpa sebuah jawaban.

“Sungguh sebuah ironi di dunia ini. Kalian pahlawan malah harus menghembuskan nafas kalian untuk dunia ini, dan aku penjahatnya harus hidup melihat kalian gugur di peperangan terakhir itu,” ucapnya meletakkan tiga gelas di atas batu nisan ketiga pahlawan tersebut.

“Untuk kalian bertiga, aku sengaja membawa barang-barang mewah ini.”

“Kalian pasti akan menyangkalku jika aku bilang ini barang mewah, tapi melihat dunia ini yang sudah tidak berbentuk, aku rasa ini benar-benar adalah barang yang mewah,” ucap pria tersebut mengeluarkan empat buah botol kaca berisi minuman dengan warna yang berbeda.

“Ini untukmu Alexey kawanku, aku tahu kau selalu meminum ini dan menceritakan hal-hal garing itu kepada kami, sisakan tempat untukku disana,” ucapnya menuangkan minuman berwarna kecoklatan untuk batu nisan di tengah.

Alexey Mcmilan

Seorang Pahlawan yang dengan gagah melindungi semua orang.

Dia yang tidak pernah berhenti untuk melindungi semua orang.

Dia yang tidak pernah lelah menyelamatkan Terra.

Semoga Kekal di Surga.

“Davina, kau selalu menjadi nomor satu bagi Alexey, kau tahu yang Alexey katakan padaku saat dia bertemu denganmu? Dia bilang tidak bisa fokus ke hal lainnya hanya karena keberadaanmu. Aku juga ingat dia bilang akan meminangmu setelah semua peperangan melawan Raja Iblis berakhir,” ucapnya menuangkan minuman berwarna sedikit merah muda ke gelas di batu nisa di sebelah kanan Alexey.

Davina Elyssia

Seorang Pahlawan Wanita pertama yang perkasa.

Seorang pembelah dunia yang menginginkan kedamaian.

Seorang kakak yang menyayangi seluruh adiknya.

Seorang Putri yang dicintai seluruh dunia.

Semoga Kekal di Surga

“Dan selanjutnya, kau masih sangat menawan cinta pertamaku, Cesario. Bagaimana kabarmu, aku merasa bodoh tidak menyatakan perasaanku ini kepadamu. Aku merasa sangat bodoh harus kehilanganmu tanpa menyampaikan apa yang kuinginkan.”

“Jangan menatapku seperti itu, jangan tatap diriku dengan wajah bersedihmu itu kumohon.”

“Kepergianmulah yang membuatku sangat terpukul dari semuanya. Seseorang yang memahamiku, seseorang yang tulus membantu dari keterpurukanku selama ini. Seseorang yang mau bahkan menemaniku dalam dunia yang gelap ini,” ucapnya menuangkan minuman ke gelas di batu nisan terakhir. Air matanya menetes membayangkan kepergiannya.

Cesario Castille

Seorang Malaikat yang diutus untuk menyelamatkan manusia.

Seseorang yang tulus dari hatinya dan perbuatannya.

Seorang yang dicintai dan didambakan setiap orang.

Seseorang yang spesial.

Semoga Kekal di Surga.

“Kalian bertiga adalah pahlawan di dunia ini.”

“Tak peduli apa kata orang-orang yang masih selamat dan menderita di Terra.”

“Kalian semua adalah pahlawan bagi kami. Tidak ada yang lebih berani, tidak ada yang lebih berkorban selain kalian semua.”

“Seluruh orang yang telah gugur dan selamat juga adalah pahlawan, namun kalian bertiga sangat spesial di hatiku.”

“Alex, aku benci mengatakannya, tetapi kau adalah kawan terbaik yang pernah kumiliki. Aku benar-benar membencimu dari dulu, bukan karena apa, aku hanya sangat iri melihatmu yang populer di mana-mana.”

“Sekarang, aku malah merindukan candaan garingmu, candaan yang membuat seluruh bar terdiam, candaan yang membuatku ingin menghantam kepalamu dengan gelas terdekat. Kau pasti sedang melihatku dengan tatapan kasihan dari wajahmu kan, hentikan itu. Aku tidak perlu rasa kasihanmu,” ucap pria tersebut akhirnya berhenti, menatap keatas dan menghela nafas panjangnya.

“Davina, aku mohon kau bimbing Alex di sana, aku khawatir dia akan kehilangan arah dan pergi ke Neraka jika kau tidak memperhatikannya. Dia orang bodoh, tapi sangat menyayangimu. Begitu pula dengan keluargamu, mereka yang tersisa terus berada di makammu di reruntuhan Ibukota. Mereka ternyata sangat menyayangimu dan tidak ingin kehilanganmu sebenarnya,” ucap pria tersebut lalu meneguk minumannya langsung dari botol.

“Dan terakhir untukmu sayangku. Sehari-hari yang kupikirkan adalah bagaimana caranya untuk diriku agar bisa mati dan berada di sampingmu disana. Aku yakin aku bukanlah orang baik, lebih sebagai seorang penjahat, namun aku ingin dapat bertemu denganmu sekali saja.”

“Ini menyedihkan dan aku sangat sulit mengatakannya, namun kita cukup sama jika aku pikirkan kembali. Jangan khawatir, aku makan dengan teratur sepertinya, setidaknya cukup untukku melawan monster-monster yang mencoba mengacak-acak dunia ini setelah kepergian kalian semua.”

“Cesario sayang, aku merasa malu mengatakan sayang ini, tetapi tunggulah diriku disana ya...” ucapannya terhenti sesaat setelah mendengar sebuah raungan dari kejauhan.

Dia menghela nafas panjang dan bangkit dari duduknya. Botol minuman masih di tangan kirinya dan menarik sebuah pedang yang dia bawa di punggungnya dengan tangan kanan. Pandangannya tertuju kepada seluruh monster di kejauhan yang mengincarnya.

“Kalian tidak ada habis-habisnya!”

“Kalian bahkan mengganggu waktu santaiku disini!”

Pria tersebut meminum tegukan terakhirnya dan membuang botol tersebut. Dia meniup pedangnya yang kemudian menyala bagaikan terbakar api. Dia menutup mata, memasang kuda-kuda, memegang pedangnya dengan dua tangan dan menghela nafas panjang sebelum membuka penutup matanya, memeperlihatkan ruang hampa tanpa mata yang menyala bagaikan api kebiruan.

Tubuhnya terbakar api yang sama, menghanguskan jubahnya, memperlihatkan sebuah zirah perak dan ungu di seluruh badannya. Kepalanya terbakar hingga memperlihatkan tengkorak dengan mata api biru menyala. Rambut hitamnya juga berubah menjadi kobaran api biru. Merubah manusia menjadi sebuah monster tengkorak api.

“Cursed Knight Ray Nova Kel’ Braveheart akan menghadapi kalian semua, jadi bersiaplah kalian para monster!”

“Aku tidak ingin menunjukkan wujud monster ini ke teman-teman bahkan kekasihku, namun kalian tidak membuatku memiliki pilihan lain. Aku akan mengirim kalian semua ke Neraka terdalam, jadi Bersiaplah!” ucap Ray, sang monster ke seluruh musuhnya.

Ray adalah salah satu anggota dari pasukan pahlawan. Dia tangan kiri Alexey dan mengurus segala keperluan timnya sebelum pertempuran terakhir dengan Raja Iblis. Sebagai orang kepercayaan Alexey, dia bertugas melindungi Alexey dan gugur pertama kali saat melawan Raja Iblis.

Dia tidak mati dengan sesungguhnya, namun tubuhnya berubah menjadi tubuh monster dengan jiwa manusia. Dia menerima sebuah kutukan sebagai mahluk yang ditakdirkan menderita di Terra dan selalu mencari cara untuk kembali membuat seluruh hal ini berubah.

(***)

Monster terakhir berhasil Ray kalahkan. Monster raksasa dengan wujud menyerupai monster singa, beruang dan ular raksasa berhasil dikalahkan walaupun tubuh Ray tinggal tengkorak saja yang masih utuh.

“Setidaknya aku berhasil mengalahkan mereka semua, tapi ini semua sudah terlambat. Aku tidak bisa melakukan ini di peperangan itu! Jika mungkin aku memiliki kekuatan ini, aku akan bisa menyelamatkan mereka semua dari Raja Iblis.”

“Terkutuk kau Raja Iblis! Semoga kau kekal di Neraka sana sialan!” ucapnya sebelum tengkorak itu menggelinding menuruni bukit. Dia terhenti di salah satu mayat monster yang dia bunuh sebelumnya, monster yang sangat dia kenali, seekor naga merah.

“Dengan kekuatanku sekarang, membunuh naga merah bukanlah hal yang sangat sulit seperti sedia kala. Dulu kami berempat bahkan kewalahan saat melawan naga seperti ini saat petualangan pertama itu. Saat-saat kami masih sangat lemah.”

“Dan sekarang mengalahkannya sangat mudah dengan tubuh seperti ini,” ucapnya yang memaksakan untuk menggelinding memutari naga tersebut.

Dia tahu bahwa tubuhnya akan kembali bangkit beberapa saat lagi, namun dia tidak pernah menyangka sesuatu yang lain akan terjadi padanya. Dia menggelinding menuruni bukit dan terhenti setelah menabrak batu nisan Alexey. Tiga gelas yang berisi minuman untuk ketiga makam tumpah membasahinya.

“Bagus, sekarang aku harus mencari minuman itu kembali,” ucapnya sebelum merasakan sesuatu yang tidak pernah dirasakannya sebelumnya.

Seperti sebuah kilauan cahaya datang dan menusuknya dengan sangat cepat. Dia bangkan tidak bisa menutupi tempat matanya dan hanya bisa berteriak terkena sinar menyakitkan tersebut.

“Arghhh! Sinar Apa ini! Hentikan! Apa ini sihir Suci! Arghh!”

“Kubilang hentikan!” ucapnya dengan keras sebelum dia merasakan sesuatu yang membuatnya mengantuk dan akan tertidur dengan lelap.

“Tidak! Harus...bangun! ... aku ... haru ... banguuu ...” ucapnya pelan sebelum benar-benar tidak sadarkan dirinya.

“Aku akan mengabulkannya, hanya itu yang bisa kulakukan untukmu kawanku. Selamatkan dunia ini, segalanya ada di tanganmu,” ucap sesuatu yang dengan samar di dengar oleh Ray.

Lanjut membaca
Lanjut membaca