Semua novel yang kamu inginkan ada disini
Download
Valir Sang Penakluk Wanita

Valir Sang Penakluk Wanita

segelas kopi | Bersambung
Jumlah kata
137.8K
Popular
32.5K
Subscribe
2.0K
Novel / Valir Sang Penakluk Wanita
Valir Sang Penakluk Wanita

Valir Sang Penakluk Wanita

segelas kopi| Bersambung
Jumlah Kata
137.8K
Popular
32.5K
Subscribe
2.0K
Sinopsis
18+PerkotaanSlice of life21+HaremDunia Gaib
Valir seorang pemuda miskin yang berumur 18 tahun dan masih sekolah SMA kelas 3. Dia hidup sendiri sejak dua tahun lalu karena orang tuanya telah tiada. Untuk bertahan hidup dan membayar sekolah dirinya bekerja setelah pulang sekolah. Suatu ketika, dia bertemu sesosok wanita misterius dan sejak itu hidupnya mulai berangsur membaik, dan satu persatu wanita tertarik padanya. Selamat tinggal Valir yang cupu! Sekarang dia adalah penakluk wanita!
1.Pemuda desa

Valir pemuda dari desa durian yang hidup sederhana , dia yang hidup sendiri selalu berusaha untuk berjuang

Pagi itu pak Basuki yang terkenal kaya raya di desa durian datang ke rumah Valir yang sangat sederhana

Kedatangan pak Basuki dengan niat menawarkan pekerjaan di rumahnya untuk mengurus peternakan sapi

"Valir" , panggil pak basuki lembut sambil mengetuk pintu rumah

"Iya" , sahut valir dari dalam rumahnya dan saat membuka pintu rumah , dia terkejut karena kedatangan pak basuki orang yang terkenal kaya raya itu

"Valir kenapa kamu terlihat terkejut karena kedatanganku" , ucap pak basuki yang melihat valir membuka pintu rumah

"ma-maaf pak Basuki" , balas valir sambil terbata-bata

Pak basuki membalas dengan senyum ramahnya , meski dia orang yang kaya raya tapi pak basuki terkenal ramah "valir santai saja" ucap pak basuki sambil menepuk bahu valir

"ada perlu apa pak basuki datang ke rumah saya" , ucap valir dengan senyum lembut

"jadi begini saya berniat meminta bantuan kamu untuk membantu di peternakan sapi milik saya" , balas pak basuki dengan senyum ramahnya

tawaran pak Basuki sangatlah berarti untuk valir karena dengan tentu bisa mendapatkan penghasilan

"Pak Basuki serius ?" ,ucap Valir dengan penuh harap

"iya pastinya saya serius Valir , masa iya saya bercanda dengan urusan seperti ini" ,ucap pak Basuki sambil tertawa pelan

"jadi bagaimana kamu berminat ?" ,ucap pak basuki dengan senyum khasnya

"baik pak , saya berminat tapi..." ,ucap Valir yang tidak menuntaskan jawabannya

"tapi apa Valir ?" ,ucap pak basuki dengan nada lembut

Valir sedikit berfikir karena dia juga masih sekolah SMA , uang dari penghasilan di peternakan pasti akan sangat membantu tapi apa Pak basuki menerima kalau dia akan datang keperternakan setelah pulang sekolah

sebelum Valir menjawab pertanyaan pak Basuki langsung berkata "kamu tenang saja , saya sudah memikirkan semuanya, kamu bisa datang saat pulang sekolah dan saat libur sekolah kamu bisa datang saat pagi, dan jadwal libur di peternakan bisa kamu atur dengan karyawan yang lain" , ucap pak Basuki yang seperti mengerti akan apa yang Valir pikirkan

"terima kasih pak Basuki, saya minat atas tawarannya dan emmm kapan saya bisa datang ke peternakan ? ,tanya Valir dengan sopan dan kebetulan saat ini sedang hari minggu

"kamu datang saja mulai besok senin, saya tunggu di peternakan" ,ucap pak Basuki

"siap lapan enam pak Basuki , saya akan datang setelah pulang sekolah" ,balas Valir dengan tangan seperti hormat

"ya sudah saya pulang dulu dan ingat besok jangan sampai tidak datang" ,balas pak Basuki sambil berjalan pergi dari rumah Valir

Valir dengan rasa penuh syukur masuk ke dalam rumahnya dan menuju dapur untuk membuat segelas kopi tapu sebelum dia sampai di dapur suara ketukan pintu rumahnya kembali berbunyi

"apa mungkin pak Basuki yang kembali lagi" ucap dalam batinnya

"Valir" ,suara lembut seorang wanita memanggilnya dari balik pintu rumahnya

"iya sebentar" ,balas Valir sambil bergegas menuju pintu rumahnya untuk membuka pintu , setelah pintu terbuka seorang wanita berparas cantik

"eh bu Nisa , ada apa ya bu" , ucap valir saat mengetahui ternyata bu Nisa yang datang ke rumahnya , bu Nisa seorang janda yang masih berumur 23 tahun di tinggal meninggal suaminya satu tahun lalu, dia memang sering meminta bantuan kepada Valir

"Valir ini aku antarkan sarapan buat kamu",ucap bu Nisa sambil memberikan kotak makan ke Valir

"wah makasih bu Nisa" , balas Valir sambil mengambil kotak makan

"apaan si kamu ini , aku udah sering bilang panggil aja aku mba atau Nisa aja" ,ucap Nisa dengan menggerutu

"hehe iya mba maaf",balas Valir dengan senyuman

"Oya kamu sedang sibuk ga Val ? , kalau ga bisa temenin aku ke pasar ?,balas Nisa dengan nada penuh harap

"oh bisa kok mba , tapi aku sarapan dulu ya nanti jam 9 gimana?" ,ucap Valir dengan sebuah tawaran

"oke deh boleh , aku tunggu di rumah kalau gitu , ya sudah aku pulang dulu ya Val , jangan lupa loh",ucap Nisa sambil mengingatkan Valir

"oke mba siap , oya makasih ya sarapannya"balas Valir sambil senyum

Nisa hanya membalas dengan senyum manis dan berjalan pergi menuju rumahnya , kebetulan rumah Nisa hanya sebelahan dengan rumah Valir , Nisa tinggal dengan orang tuanya setelah meninggalnya suami Nisa

Lanjut membaca
Lanjut membaca