

Beberapa tahun berlalu
Di suatu pengadilan agama kelas 1B, tampak dua sepasang istri menggugat cerai tampak wajah dari istrinya bahagia tanpa ada rasa apapun, di sampingnya seorang suami dengan wajah tegang duduk dengan posisi tidak nyaman.
Sebuah rumah tangga hancur akibat istrinya yang berhubungan di belakang suaminya demgan seorang pria konglomerat, sepasang suami istri ini sama sama pembisnis di kota, istrinya bisnis teknologi suaminya bisnis hiburan dan alat alat medis. Akhirnya sidang pun di mulai, istrinya menuduh bahkan memfitnah suaminya di hadapan sang hakim kalau suami sering berbuat kekerasan dalam rumah tangga dengan banyak drama, namun sang suami membantah dan memberikan fakta kalau istrinya selingkuh dengannya bahkan sudah berhubungan badan dengan seorang konglomerat.
Suasana makin panas dengan munculnya pria konglemerat tersebut, pria keturunan Belanda tersebut masuk ke ruangan sidang membawa dokumen sambil berjalan dengan angkuh.
“Saya keberatan yang mulia” sanggah pria konglomerat sambil berjalan “Dia, lelaki yang tidak bertanggung jawab, di dalam dokumen ini ada bukti sah hasil visum kalau lelaki anjing ini melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga” lanjut sang pria sambul memberikan dokumen ke sang hakim di atas meja hijau.
“Itu tidak benar hakim” Sanggah pria tersebut kesal.
“Hey bung, semua bisa di beli dengan uang. Lonya aja yang bego, kelamaan kerja pantas aja....”
Bugh
Ceo muda tersebut melayangkan pukulannya ke uluh hati pria konglemerat kaya tersebut karena telah memancing amarahnya, suasana makin tidak kondusif pria konlomerat tersebut langsung tersungkur jatuh dan batuk darah.
Tok !! tok !!! tok
Hakim pun memukul palu keadilannya tiga kali, menyuruh para hadirin untuk tenang, setelah tenang sang ketua majelis hakim menarik napas “Kami putuskan, saudara Morgan dan saudari Isabella telah resmi cerai”
Perempuan jahannam tersebut bersama pria binal tersebut langsung berjingkrak jingkrak senang karena akhirnya bisa pisah. Ceo muda tersebut terkejut dan shok mendengar putusan yang tidak masuk akal.
Ceo muda tersebut keluar dari ruang pengadilan dengan lesu dan bersedih, dari arah kejauhan mobil lamborgini menghampirinya, istrinya bersama pria binal tersebut duduk di kursi mobil sambil bermesraan.
“Dadah pria bodoh “ ledek laki laki konglomerat tersebut.
Sebelum pergi, dua manusia hewan ini melakukan saling ciuman dengan gairah di depan ceo muda lalu pergi, ia berjalan dengan jalan kaki beberapa asetnya telah di ambil oleh istrinya, bahkan kartu debit dan kartu black cardnya telah di bekukan. Di tengah kekacaun ini tiba tiba ponselnya berdering.
“Hei anak setan !!! ibu dengar kau cerai” teriak ibunya di telefon.
Ceo muda tersebut mengangguk “ Dasar anak tidak di untung, kau membuat keluarga kita dalam ambang kemiskinan. Mulai detik ini, kau di keluarkan dari keluarga Morgan!!”
“Tapi....”
Telefon oun di matikan, ia pun melempar ponselnya hingga hancur berkeping keping dirinya sambil jalan sambil berteriak layaknya orang gila. Ia di ambang kegilaan tingkat akut, ia merasakan kehilangan arah yang sesungguhnya.
10 tahun kemudian
Pria tersebut kini hidup di pinggir jalan, dengan pakaian compang camping tidur beralaskan kardus dan beratap langit langit. Malam yang sunyi ini perutnya kembali berbunyi, sudah seminggu bahkan sebulan ia makan dari sampah mengais makanan sisa dari tong sampah. Badannya kurus bahkan tulang di pergelangan tangannya sudah kelihatan, rambutnya yang acak acakan. Beda jauh dengan penampilan yang dulu, ia berdiri dari tidurnya lalu mencari sisa tenaga di tengah sunyinya malam ia berjalan dengan terhuyung huyung.
Di pajangan elektronik televisi menayangkan berita istrinya dan pria jahannam tersebut berhasil membuat teknologi kesehatan yang canggih, padahal itu adala projeknya yang di curi oleh pria binal yang ada di televisi.
“Akh....., bangsaat !!! gara gara ibu gue harus menderita” teriaknya keras. “Kalau gue gak terima perjodohan, gue bisa lebih dari konglomerat” sambungnya.
Ia berjalan dan kembali mengorek korek makanan di tong sampah, akhirnya ia menemukan hamburger yang di buang, ia makan dengan lahap walau rasanya agak menjijikan.
Aksinya di lihat oleh seorang perempuan dari balik kaca mobil, perempuan anggun itu terus memperhatikannya dari dalam kendaraannya.
“Mau sekarang tuan?” tanya sang sopir.
“Tidak usah, biarkan saja. Besok bilang ke anak buah untuk menyamar mengirimkan selebaran lowongan pekerjaan” ucap wanita tersebut.
“Baik kami laksanakan”
Ceo muda tersebut bernama Arthur, berasal dari orang kaya, kini usianya 29 tahun ia memiliki kecerdasaan tinggi, keluarganya terpandang dan Arthur adalah anak bungsu dari enam kaka kakanya, Arthur dahulu ceo yang bergerak di bidang medis, travel dan juga penyuplai alat alat medis di kota Jayakarta. Tatkala ia sudah di puncak kejayaannya, tanpa ia sadari karyawannya mengkhianatinya mengambil keuntungan perusahaan dengan memperkayaan diri dan mengambil rancangan dari Arthur sendiri dan istrinya menyukai pria yang ngaku ngaku kaya ini sudah lama, namun Arthur ingin tahu namun takdir berkata lain ia malah kena batunya, seluruh kekayaannya habis di ambil oleh istrinya.
Hingga ia terpaksa menggembel di jalanan, meminta minta di jalan orang orang di kota tatkala melihatnya langsung mencibir, mencemooh bahkan melemparinya kotoran dengan hinaan yang sangat menyakitkan.
*
Pagi hari, ia pergi ke tempat ramai membawa alas kardus dan duduk di emperan toko ia mengadah dengan kalengan bekas berharap ada yang memberinya uang ia terus menggoyangkan kaleng bekas tersebut, namun banyak orang kota Jayapura telah tau berita heboh tersebut.
“Sayang liatin deh, suami mu sekarang jadi gembel” tawa pria binal.
“Iya, untung aku udah gak satu atap” balas wanita jalang
Hingga di depan hadapan Arthur, pria binal tersebut menedangnya hingga tersungkur dan meludahi wajah Arthur lalu jongkok dan menatap wajah Arthur.
“Hei para warga !!! liatlah pria malang satu ini, dia itu dulunya sering menyakiti istrinya, bahkan jarang memberi nafkah “ hina pria binal.
Satu persatu orang mulai mengerumuni dan saling berbisik bahkan tidak jarang ada yang mengabadikan momen ini dengan merekam. Pria jalang tersebut kembali melihat wajah Arthur.
“Mau apa lo? Mau lawan? Ayo sini tampar” tantang pria tersebut.
“Hei Arthur dengerin ya. Ku kira kau sudah mati kelaparan, ternyata masih hidup” Kelakar mantan istrinya.
“Hahaha, iya juga sayang. Untung kau cepat cepat cerai” tawa pria konglomerat
Arthur ingin rasanya memukul kembali itu laki laki, namun melihat banyak orang ia mengurungkan niatnya dan berusaha diam.
“Arthur, dulu ku kira kau bosku. Ternyata kau hanya anjing yang di pelihara” kelakar pria tersebut kembali.
“Seharusnya anda saya pecat dari perusahaan!!” Bentak Arthur keras
“Uuu....takutnye. anda itu anjing yang menggongging” tawa pria tersebut
Dari kejauhan terdengar suara mobil menderu dan beberapa anak buah mulai membuat barikade untuk menyambut seseorang, pria tadi, wanita jalang dan beberapa orang kota kaget melihat orang orang dengan wajah datar berpakaian serba hitam memakai kacamata datang menyambut seseorang
Lantas siapakah orang tersebut? Apakah wanita tersebut yang akan menyelamatkannya