

Pagi itu akhyar bangun dengan penuh semangat, karena pagi ini adalah hari pertamanya masuk sekolah, ya hari ini hari pertama masuk sekolah di sekolah smp negeri 15 kota rampo, akyar yang sedang bersemangat itu langsung menuju kamar mandi untuk melakukan aktifitas mandinya, sementara ibu nya yang bernama ningsih purwanti sedang menyiapkan sarapan untuk anak dan suaminya, suaminya bernama andi bayu nugroho adalah seorang pegawai negri sipil di kota rampo dengan golongan menengah yang hanya menjabat sebagai staff di kantornya, dengan kehidupan yang sederhana ini namun keluarga andi sangatlah bahagia dengan tiga orang anak, setelah sarapan sudah siap ibu ningsih memanggil ketiga anaknya untuk segera sarapan namun akhyar masih saja di kamar mandi sehingga harus segera dipanggil berulang ulang, namun di kamar mandi akhyar rupanya belum juga selesai mandi. Dengan riang nya akhyar malah bernyanyi nyanyi di kamar mandinya. Setelah ibunya menggedor kamar mandi barulah akhyar bergegas untuk menyelesaikan mandinya. Di ruang makan seluruh keluarga sudah duduk untuk bersiap menyantap sarapan paginya, karena akhyar tidak ingin terlambat untuk masuk sekolah rupanya akhyar keluar dari kamarnya sudah mengenakan baju seragam barunya dengan rambut yg belum tersisir rapi. Sambil makan ibunya pun segera mengambil sisir rambut untuk menata rapi rambut akhyar, sambil makan rupanya akhyar ingin menceritakan tentang keinginannya untuk dapat masuk eskul olah raga sepak bola, ketika dia mulai menceritakan keinginannnya ayahnya hanya berpesan bahwa ayah ingin anaknya menjadi seorang teknokrat saja supaya mudah untuk mendapatkan uang, seperti ayahnya ketahui bahwa dibidang olah raga hanya sedikit orang yang sukses kaya, ayahnya pun menceritakan dari satu klub sepok bola yg berisi puluhan bahkan ratusan atlit paling tidak kurang hanya sepuluh orang saja yang menjadi kaya karena olah raga itu, bukan maksud untuk membuat anaknya pesimis namun ayahnya bermaksud untuk bisa menyeimbangkan antara hobi atau keinginan dengan sekolah.
"Ayah aku serius untuk bisa masuk klub sepak bola, saya mohon restu ayah" kata akhyar.
"Ah nanti juga kaka bosan ayah" timpal adiknya akhyar bernama Noni Puji Astuti Andi, yang biasa disebut Puji
"Hahaha aku tau sebenarnya Akhyar hanya ingin dibelikan kaos jersey yang baru kan, hehehe betulkan dik" sambil menggoda kakanya akhyar menimpali ucapan adiknya.
Kakanya akhyar yang bernama Pandji Renggono Lawe Andi merupakan anak SMA Negeri 5 Kota Rampo.
Ya SMA negeri 5 Kota Rampo merupakan sekolah unggulan dimana banyak lulusan dari SMA ini menjadi orang² penting bahkan banyak yang sukses menjadi pengusaha, tak heran sekolah ini menjadi salah satu sekolah unggulan yang tak kalah dari sekolah swasta yang ada di Kota Rampo.
"Ayok cepat habiskan sarapannya, jangan sampai telat berangkat sekolah" ibu mereka mengingatkan agar jangan terlalu lama berada di meja makan.
"Ayah aku pastikan pada ayah dan aku bersumpah, aku akan menjadi salah satu diantara seratus orang yang ayah ceritakan tadi" sambil mengambil tas sekolah yang ada dibawah kakinya akhyar lalu pergi keluar rumah untuk pergi bersekolah.
Sambil menunggu angkot akhyar berpikir untuk menyusun strategi apa saja yang harus dilakukan untuk dapat mewujudkan keinginanya itu.
Setibanya di sekolah akhyar langsung ikut berbaris dalam antrian masuk ke dalam sekolah, sebagaimana anak baru di sekolah akhyar mengikuti instruksi guru nya untuk mengantri dan menunjukan kartu identitas sekolahnya, sesampainya di lapangan upacara sekolah sebagaimana murid baru akhyar ikut serta berbaris beserta murid baru lainnya untuk mengikuti upacara penyambutan murid baru.
Setelah upacara masih di lapangan Akhyar berkenalan dengan murid lain yang ada disebelah kirinya, di papan nama di dada lelaki itu bertuliskan nama Raden Rama Perjaka, karena dari tadi akhyar selalu saja melirik nama yg unik itu selama upacara berlanjut.
"Hay namaku akhyar, kamu biasa dipanggil siapa Raden?" Tanya Akhyar.
"Hay juga panggil saja namaku Rama, kamu Akhyar Sadewa Andi, harusnya kau dipanggil Dewa saja supaya mudah diucapkan." Balas Rama kepada Akhyar sambil tersenyum.
"Boleh juga, tapi aku dikeluarga sudah terbiasa dipanggil Akhyar" balas nya kepada Rama.
"Hay namaku jekson" rupanya laki laki didepan Akhyar itu berbalik badan memperkenalkan diri. Dalam kondisi terpana mulut Rama yang menganga melihat wajah jekson yang hitam legam dengan mata yang agak besar dengan hidung besarnya hanya terlihat bahwa orang didepannya itu sungguh hitam dan hanya mata dan giginya saja yg nampak putih. Lalu sambil menyodorkan tanganya untuk berjabat Rama hanya berucap "dari mana asalmu jekson? Aku tak pernah melihat manusia sehitam dirimu"
"Ya darimana asalmu jekson?" Rupanya bukan hanya rama yg kaget melihat perawakan jekson yg tinggi besar itu, walau tingginya hanya sedikit lebih tinggi dari Akhyar namun badannya besar penuh otot diusia mereka.
Sambil tersenyum jekson pun menceritakan asal usulnya "hehe aku pindahan dari negara Zambia beserta ayahku, aku pindah kesini semenjak kelas 4 SD, sekolah ku dahulu adalah Rampo International School, hehe" kata jekson sambil berusaha untuk memeluk Rama dan Akhyar.
Ketika mereka sedang berpelukan itu seluruh murid baru sudah salng membubarkan diri menuju ruangbkelasnya masing masing, rupanya jekson sadar harus bergega menuju kelas, rupanya mereka bertiga mendapati kelas yang sama di kelas 7 G.
Rupanya guru kelas mereka bernama Ayu Ningtyas Dewi menyadari bahwa tubuh jekson sangat besar dan mempersilahkan jekson agar duduk paling belakang, agar murid tidak terhalang,
"Terima saja nasibmu jekson untuk duduk dibelakangku, semoga matamu sehat sehat ya agar bisa melihat papan tulis nantinya, hahaha" sambil tertawa dan meninju lengan jekson Akhyar berkata.
"Ah aku sudah terbiasa diberlakukan sejak sekolah sebelumnya" sahut jekson sambil memegangi lengan nya yang kena tinju tadi.
"Anak anak mohon perhatiannya sebentar" ibu guru Ayu berkata sambil meninggikan suaranya dikarenakan didalam kelas masih menertawakan jekson karena tubuhnya yang besar dan sebagian lagi yg masih mengobrol karena saling berkenalan.
"Hari ini ibu akan menjelaskan aturan sekolah, jadwal mata pelajaran kelas ini dan eskul yg wajib dan juga eskul pilihan" sambil menjelaskan ibu guru membagikan buku peraturan sekolah ke muridnya satu per satu, didalam buku tersebut sudah ditulis aturan aturan sekolah dan juga jadwal eskul
"Rupanya eskul olahraga disini sangat komplit dan sangat padat juga jadi ini yg menyebabkan sekolah ini menjadi favorit ya" gumam Akhyar
"Boleh bertanya bu?" Akhyar sambil mengankat telunjuknya keatas.
"Silahkan, bertanya namun sebelumnya perkenalkan diri anda terlebih dahulu" sahut ibu guru ayu, sembari menyodorkan tangannya kearah akhyar.
"Nama saya AKHYAR SADEWO ANDI, asal sekolah SD Negeri 13 Rampo, saya ingin bertanya disini tertulis eskul wajib yaitu Bahasa asing, Sains, dan komputer. Bolehkah hanya satu saja bu yg wajib diikuti? Terima kasih bu." Kata akhyar sambil duduk kembali.