Semua novel yang kamu inginkan ada disini
Download
Rahasia Bos Cafe Barbor

Rahasia Bos Cafe Barbor

Miyuna Mutiara | Tamat
Jumlah kata
52.5K
Popular
100
Subscribe
2
Novel / Rahasia Bos Cafe Barbor
Rahasia Bos Cafe Barbor

Rahasia Bos Cafe Barbor

Miyuna Mutiara| Tamat
Jumlah Kata
52.5K
Popular
100
Subscribe
2
Sinopsis
PerkotaanAksiKonglomeratKriminalPerang Bisnis
Cafe Barbor sangat terkenal di sebuah kota kecil di dekat kawasan pertambangan. Pemiliknya bernama Donny Humala sangat memperhatikan kebutuhan para pengunjungnya agar bisa selalu bersenang-senang di tempatnya. Hanya saja tidak banyak yang tahu bagaimana sebenarnya cara Donny menjamu tamu-tamunya. Rahasia suksesnya tertutup rapat dan sangat rapi.
Rahasia Bos Cafe Barbor 1

Di Kota Nurungga, sebuah kota kecil di kawasan yang dekat dengan tambang batubara, Café Barbor sangat terkenal. Terletak di pusat kota, bangunan café terdiri dari gedung permanen dua lantai. Di lantai satu, tempatnya luas dengan meja dan kursi yang lebih banyak. Ada sebuah panggung di bagian depannya. Di sebelah kiri panggung, ada meja bar yang menyajikan minuman beralkohol. Sementara di lantai dua, terdapat ruang-ruang kecil VIP dengan suasana lebih tenang.

Café itu termasuk tempat hiburan paling besar dan yang paling ramai dikunjungi setiap hari, terutama di akhir pekan. Orang-orang yang datang ke sana bahkan harus booking meja berminggu-minggu sebelumnya untuk datang di akhir pekan.

Bukan berarti di hari biasa café itu kurang menarik, namun di setiap akhir pekan, selalu ada bintang tamu spesial yang tampil di panggung café. Bisa jadi pertunjukan musik dari band atau penyanyi terkenal. Bisa juga penampilan seorang komika yang mengocok perut. Dan yang paling ditunggu-tunggu, kemungkinan hadir dadakan lantaran ada bintang tamu yang batal manggung, adalah kemunculan Donny Humala, pemilik Café Barbor yang tampan dan berkarisma.

Dengan gitar dan suara merdunya, pengunjung café dibuat terpana. Terutama bagi para cewek yang hadir saat itu. Kedatangan mereka ke sana ibarat menang lotre. Donny Humala akan menyanyikan lagu-lagu blues. Lelaki berusia akhir 30-an itu, tampil dengan gaya pakaiannya yang khas. Setelan jas, sepatu mengkilap, jam tangan mahal, cincin bermata batu mulia, dan kaca mata hitam. Rambut ikal sebahunya diberi sentuhan gel tipis agar terlihat basah yang membuat wajahnya terlihat lebih segar dan bercahaya di bawah sorot lampu panggung. Café Barbor terkenal karena ada sosok Donny Humala di sana.

Seperti pemilik café laris pada umumnya, Donny jarang terlihat di sana. Sesekali ia muncul di sana hanya untuk menyapa tamu-tamu di ruang VIP, pemilik perusahaan tambang atau kepala daerah yang datang. Dengan sambutan hangat, ia menjabat tangan mereka, menemani ngobrol sebentar jika diajak duduk bergabung di meja mereka, lalu memberikan bonus makanan atau minuman, tergantung intensitas kunjungan dan berapa banyak tamu-tamu itu menghabiskan uang di café-nya.

Sebagai pebisnis, ia menyukai tamu-tamu yang royal. Tamu-tamu yang menjaga sopan santun di tempat publik demi menjaga kenyamanan pengunjung lain. Dan untuk menjaga agar cafenya tetap menjadi favorit di kota itu, ia menyiapkan staf yang handal. Bagian food and beverage, bagian bar, pelayan, bagian keamanan, dan bagian marketing. Ia memastikan semua staf bekerja maksimal sesuai standar yang ditetapkannya. Mereka mempekerjakan mereka dengan metode punish and reward.

“Café ini tempat orang mencari kesenangan. Jika staf di sini tidak bahagia, pelayanan kalian juga akan tidak maksimal,” ujar Donny kepada para staf-nya.

Sebulan sekali ia akan mengadakan pertemuan dengan seluruh karyawan di café itu. Membahas hasil evaluasi capaian café dan masalah-masalah yang terjadi di sana. Sonny, manajer café, orang kepercayaan Donny, selalu berusaha menyelesaikan masalah-masalah itu sebelum Donny turun tangan. Namun tetap harus dilaporkan kepada Donny, supaya bos mereka itu tidak mengamuk karena mendengarnya dari orang luar.

Pengunjung café mungkin mengenal sosok Donny yang ramah dan berkharisma, namun jika dia sudah marah, tidak ada yang bisa menghentikannya berbuat hal-hal yang sulit diterima akal sehat. Ia pernah menggantung seorang lelaki pengunjung café di atas sebuah tower listrik karena membuat onar di cafenya.

Lelaki itu mabuk berat bersama dua teman lelakinya, lalu mengganggu beberapa perempuan yang sedang duduk di meja sebelahnya. Pelayan sudah menegurnya, ia malah membentak-bentak mereka. Saat dua Satpam berusaha menyeretnya keluar, lelaki itu malah mengajak berkelahi, memaki dan melempari kedua Satpam itu dengan gelas dan botol minuman. Dua temannya sudah mengajaknya pergi dari cafe, tapi lelaki itu semakin beringas dan menendang meja juga kursi di dalam café. Pengunjung yang lain merasa tidak nyaman lalu pergi. Home band yang harusnya menghibur hingga pukul 12 malam, harus berhenti pukul 10, karena Donny memerintahkan café ditutup lebih cepat setelah orang-orang pergi karena kesal, meja mereka terkena amukan lelaki itu.

Setelah café sunyi ditinggal pengunjung, lelaki itu pulang diantar taksi ke sebuah hotel tempatnya menginap. Esok paginya, orang-orang menemukannya tergantung tak sadarkan diri di atas tower listrik yang jauh dari pusat kota. Polisi yang ditelepon warga yang menemukannya, akhirnya datang dan menurunkannya.

Hingga saat ini, tidak ada yang tahu bagaimana lelaki itu bisa berakhir di sana, atau siapa yang melakukan itu padanya. Yang jelas, lelaki itu tidak pernah terlihat lagi di Kota Nurungga usai ia keluar dari rumah sakit setempat.

Belakangan baru diketahui, lelaki itu bernama Santoso Purbalingga, anak pemilik sebuah perusahaan ekspedisi yang baru beroperasi di kawasan itu. Polisi mendapat kritik dari keluarga Santoso karena tidak pernah bisa mengusut siapa pelaku penggantung Santoso. Tidak ada saksi sama sekali. Bahkan Santoso sendiri tidak pernah ingat, bagaimana ia bisa berakhir di atas tower itu.

Orang-orang juga tidak peduli. Pengunjung café yang sempat menyaksikan kebrutalan Santoso di Café Barbor malah tertawa mendengar kabar tentang nasib tragis lelaki itu.

“Siapapun yang telah memberi pelajaran sama dia, kudoakan panjang umur,” kata salah seorang pengunjung cewek yang datang hari berikutnya.

Ia mengangkat gelas minumannya dan tos bersama teman-temannya yang lain. Untuk merayakan berita ‘lucu’ itu, mereka bahkan membeli menu paling mahal dan bertahan di sana hingga larut malam.

Donny mengenal tamu-tamu yang menjadi pelanggan cafenya. Bahkan seorang pengunjung penyendiri, yang menikmati makanan dan minumannya sendirian ketika datang, pun tak luput dari pengamatan Donny. CCTV memberinya gambaran rutin bagaimana situasi café tanpa ia harus hadir di sana. Laporan dari Sonny juga memperkuat pengetahuannya tentang dinamika di tempat itu.

Tanpa diketahui oleh para stafnya di café, Donny juga terus bekerja di belakang layar supaya bisnisnya di sana tetap lancar. Para pengunjungnya tetap ramai dan puas dengan pelayanan di cafenya. Donny punya cara tersendiri untuk menjaga bisnisnya.

Hanya satu yang orang-orang tidak pernah tahu dan jarang membicarakannya, mengapa Donny Humala tetap melajang. Lelaki kaya dan tampan itu, hanya tinggal sendirian di rumahnya yang besar di pinggir kota. Sesekali ia pergi keluar kota untuk plesiran. Tidak ada yang tahu, bagaimana kehidupan pribadi Donny. Begitu misterius sekaligus melegakan bagi para pengunjung perempuan di Café Barbor. Sebab status belum menikah Donny menciptakan peluang yang lebih besar bagi gadis manapun untuk mengejar dan mendapatkannya. Senyum dan keramahan Donny membuat hati siapa saja terpikat. Dia adalah bintang utama Café Barbor. (Bersambung)

Lanjut membaca
Lanjut membaca