
Cinta di Bawah Bintang Bandung
Intan laksmi|Bersambung
- Jumlah kata
- 31.2K
- Popular
- 100
- Subscribe
- 21
- Jumlah kata
- 31.2K
- Popular
- 100
- Subscribe
- 21
Sinopsis
Raka(Seorang fotografer mudah yang introvert) Alya(Seorang musisi yang ceria) Mereka bertemu di cafe tua Dibandung
Ulasan
2 ulasan
SwnjaTwoRed
10/9/26 12:04
kata-katanya sedikit agak kaki Thor, dan ada beberapa kalimat juga rancu tapi secara keseluruhan ceritanya menarik. semngat thor
Elencelia
27/1/26 00:19
Yuk lebih banyak lagi berekspresi dan mengeksplorasi kosakata dan diksi ya Thor Semangat terus berkarya mampir dan subs.juga di CINTA ADALAH LUKA TERAKHIR
Bab 1:Pertemuan
Raka, seorang fotografer muda yang berusia 25 tahun, duduk di kafe favoritnya di Bandung. Dia memiliki rambut coklat yang acak-acakan dan mata biru yang tajam.Raka memiliki senyum yang manis dan sikap yang santai, membuat yang menjadi orang yang disukai oleh banyak orang.
Di sebrangnya, Alya, seorang pianis muda yang berusia 23 tahun, duduk dengan elengan. Dia memiliki rambut hitam yang panjang dan mata hijau yang indah. Alya memiliki kepribadian yang tenang dan sopan, membuatnya menjadi orang yang dihormati oleh banyak orang
Mereka berdua tidak sengaja bertemu di kafe itu, dan percakapan mereka mengalir dengan lancar. Raka tertarik bakat Alya sebagai pianis
dan Alya tertarik dengan kemampuan Raka sebagai fotografer.
Raka dan Alya terus berbicara, dan mereka berdua semakin dekat. Mereka berdua memiliki kesamaan, yaitu cinta akan seni dan musik.
"Apa yang membuat kamu suka fotografi?" Alya bertanya, sambil meminum kopi.
Raka tersenyum, "Aku suka fotografi karena itu membuatku bisa menangkap momen-momen indah. Aku bisa mengabadikan keindahan alam dan kehidupan sehari-hari."
Alya mengangguk, "Aku bisa mengerti. Aku juga suka bermain piano karena itu membuatku merasa bebas. Aku bisa mengekspresikan perasaanku melalui musik."
Raka tersenyum, "Aku bisa mendengar itu. Musikmu sangat menyentuh hati."
Alya tersenyum kembali, "Terima kasih, Raka. Aku suka mendengar itu."
Mereka berdua terus berbicara, dan Raka semakin tertarik dengan Alya. Dia memiliki kepribadian yang tenang dan sopan, tapi Raka bisa melihat sisi lain dari dirinya, sisi yang lebih ceria dan bahagia.
"Alya, apa kamu suka musik jazz?" Raka bertanya, sambil memesan kopi lagi.
Alya mengangguk, "Aku suka musik jazz. Aku suka keindahan improvisasi dan kebebasan dalam musik jazz."
Raka tersenyum, "Aku juga suka musik jazz. Aku suka mendengar musik jazz sambil minum kopi di kafe."
Mereka berdua terus berbicara tentang musik, dan Raka semakin merasa bahwa mereka berdua memiliki kesamaan yang banyak.
Tiba-tiba, Alya melihat jam tangannya, "Wah, aku harus pergi. Aku memiliki konser piano malam ini."
Raka tersenyum, "Aku akan datang. Aku ingin mendengar kamu bermain piano."
Alya tersenyum kembali, "Terima kasih, Raka. Aku akan senang jika kamu datang."
Daftar bab
57 bab
Pilih urutan untuk menemukan bab lebih cepat








