Semua novel yang kamu inginkan ada disini
Download
Sistem Daur Ulang

Sistem Daur Ulang

Ajirasa99 | Bersambung
Jumlah kata
109.3K
Popular
2.8K
Subscribe
312
Novel / Sistem Daur Ulang
Sistem Daur Ulang

Sistem Daur Ulang

Ajirasa99| Bersambung
Jumlah Kata
109.3K
Popular
2.8K
Subscribe
312
Sinopsis
PerkotaanSupernaturalSistemDungeonZero To Hero
Di Kota Zenith yang megah namun busuk, Arion hanyalah seorang "Vulture" pemulung kasta terendah yang hidup dari sisa-sisa pertempuran para Hunter. Di dunia di mana kekuatan adalah segalanya, Arion terlahir tanpa skill tempur dan hanya memiliki statistik rata-rata satu. ​Namun, sebuah insiden di gang sempit Zona Kelabu mengubah hidupnya. Arion mendapatkan akses ke sebuah sistem yang rusak: Sistem Daur Ulang Mutlak. ​Di saat orang lain membuang pedang patah, perisai hancur, hingga bangkai monster tak berharga, Arion melihatnya sebagai sumber kekuatan. ​"Kalian menyebut ini sampah? Bagiku, ini adalah jalan menuju puncak." ​Ikuti perjalanan lambat namun pasti seorang pemulung yang merayap dari tumpukan rongsokan hingga mengguncang tatanan dunia.
Bab 1: Tikus di Zona Kelabu

Bab 1: Tikus di Zona Kelabu

Hujan asam mengguyur atap seng berkarat di Zona Kelabu, menciptakan irama bising yang sudah menjadi lagu pengantar tidur bagi warga kelas bawah Kota Zenith.

Di salah satu gang sempit yang bau sampah busuk, Arion merapatkan jaket lusuhnya. Dia baru saja keluar dari "Gerbang E-402", sebuah Dungeon tingkat rendah yang muncul di area pembuangan limbah pabrik.

"Hoi, Tikus Got! Mana setoran lu?"

Arion berhenti melangkah. Di depannya, tiga pria berbadan kekar dengan tato lambang Guild Iron Fist guild kecil penguasa blok ini menghadang jalan.

"Bang Riko," sapa Arion pelan, kepalanya menunduk. "Hari ini sepi. Cuma dapat dua Core kecil."

"Dua?!" Pria bernama Riko itu meludah ke tanah, nyaris mengenai sepatu Arion. "Lu pikir gue peduli dungeon lagi sepi? Biaya proteksi lapak lu itu 500 Zen per hari!"

Arion meremas saku celananya. Di sana, ada tiga butir Magic Core retak. Dia berbohong soal jumlahnya. Kalau dia serahkan semua, dia dan adiknya tidak akan makan malam ini.

"Maaf, Bang... beneran cuma dua. Ini," Arion menyerahkan dua butir kristal keruh itu dengan tangan gemetar.

Riko menyambar kristal itu kasar. Dia menatap Arion dengan jijik. "Dasar sampah. Hunter gagal kayak lu mending mati aja di dalem dungeon. Bikin sempit Zenith doang."

Bugh!

Satu tendangan mendarat di perut Arion. Pemuda itu terhuyung, jatuh ke genangan air kotor. Dia tidak melawan. Melawan Hunter tipe Fighter level 10 seperti Riko sama saja bunuh diri. Arion hanyalah Rank-E dengan statistik rata-rata 1.

"Cabut. Muak gue liat mukanya," Riko memberi isyarat pada anak buahnya. Mereka pergi sambil tertawa, meninggalkan Arion yang terbatuk-batuk di tengah hujan.

Arion perlahan bangkit. Rasa perih di perutnya tidak sebanding dengan rasa perih di harga dirinya. Sepuluh tahun lalu, saat Awakening terjadi, dia pikir nasibnya akan berubah. Ternyata, dia hanya menjadi 'Vulture' pemulung yang hidup dari sisa-sisa Hunter asli.

Tangannya meraba saku, memastikan satu butir Core terakhir masih ada. Aman. Setidaknya adiknya, Sarah, bisa makan bubur ayam besok pagi.

Saat dia hendak melangkah pulang, matanya menangkap sesuatu di tumpukan sampah elektronik di sudut gang. Sebuah gelang besi tua yang nyaris tertimbun lumpur. Bukan barang dungeon, sepertinya sampah elektronik biasa dari Distrik Inti yang dibuang ke sini.

Tapi, ada yang aneh. Mata Arion berdenyut. Gelang itu seolah memiliki garis-garis statis seperti televisi rusak yang mengelilinginya.

Penasaran, Arion memungut gelang itu.

Zrrtt!

Sengatan listrik statis menusuk telapak tangannya. Tiba-tiba, pandangan Arion terhadap gang kumuh itu berubah. Teks-teks biru transparan bermunculan di udara, berkedip cepat dengan huruf yang berantakan.

[Sys...tem... Er...ror...]

[Mendeteksi... Host... Tidak... Memenuhi... Syarat...]

[Me...maksa... Koneksi...]

[Selamat. Anda telah terhubung dengan Sistem Daur Ulang Mutlak (Versi Rusak).]

Arion melongo. Kini, di atas gelang karatan itu, muncul sebuah kotak deskripsi yang melayang.

[Gelang Pelatih Kuno (Rusak Berat)]

- Rank: F

- Efek: Tidak ada.

- Salvage Value: 0.05 Poin Energi.

- Status: Dapat Didaur Ulang.

"Daur ulang?" gumam Arion bingung.

Tanpa sadar, dia memfokuskan pikirannya pada opsi itu. Gelang di tangannya mendadak hancur menjadi debu halus, lalu tersedot masuk ke dalam kulitnya.

[Anda mendapatkan 0.05 Poin Energi.]

[Energi saat ini: 0.05/100]

Hanya itu. Tidak ada ledakan kekuatan. Arion mengepalkan tangan, tubuhnya masih terasa lemah.

"Apa-apaan... cuma notifikasi doang?" Arion mendengus kecewa. Dia pikir dia mendapat mukjizat, ternyata hanya sistem aneh yang memberinya angka kecil yang tidak berguna.

Namun, di sudut retina matanya, sebuah timer mulai berdetak.

[Sinkronisasi Jiwa: 0.01%...]

Arion belum tahu, bahwa angka 0.05 itu adalah awal dari badai yang akan mengguncang seluruh Kota Zenith. Langkah kecil dari perjalanan ribuan bab yang akan mengubah seorang pemulung menjadi penguasa dunia.

Lanjut membaca
Lanjut membaca