
Pesan dari Mimpi : Harga sebuah takdir
Raha Belsy|Bersambung
- Jumlah kata
- 123.2K
- Popular
- 144
- Subscribe
- 37
- Jumlah kata
- 123.2K
- Popular
- 144
- Subscribe
- 37
Sinopsis
Awalnya dia hanya menganggap itu hanya sebuah kebetulan, setiap kali dia merasakan hal aneh dia selalu teringat akan mimpi semalam yang pernah dialaminya. Kanlay Wira Pratama hanya pemuda yang polos namun penuh ambisi besar yang ingin merubah nasib nya menjadi lebih berati, namun demi terwujudnya keinginan itu. Kanlay tidak bisa lepas dari rasa penuh kecemasan dan kekecewaan, semua hal yang di lewati akan selalu terasa aneh, Kanlay selalu mendapat pesan dari mimpi bahwa akan terjadi sesuatu pada dirinya atau bahkan pada orang di sekelilingnya, hal ini membuat Kanlay selalu waspada dia tidak mengerti teka-teki apa yang ada disebalik pesan dari mimpinya apakah harus mempercayai mimpi itu atau tidak, dia hanya ingin menjalani hidup nya dengan normal tanpa dihantui kecemasan. Kanlay berusaha bertahan dari kerasnya ujian mental yang di hadapi di tempat kerja menahan semua hal perlakuan tidak adil padanya tapi semua itu tidak membuat dirinya menyerah dan berusaha untuk melakukan yang tebaik
Ulasan
2 ulasan
Juneachneun89
11/7/26 02:34
Ide ceritanya bagus dan alurnya menarik, Mimpi ya,... apa yg akan kita lakukan jika mimpi kita hampir selalu menjadi kenyataan??
Amisya
10/7/26 23:29
wajib banget dibaca ini ceritanya menarik dan bikin penasaran sama kisah pemeran utamanya. Di tunggu kelanjutannya author.🔥
Bab1 Jadi Budak Korporat
Cerita ini bermula dari awal tahun 2012.
"Kanlay Wira Pratama begitu nama dia dipanggil".
Seorang pria yang beranjak dewasa, yang tinggal di sebuah kota kecil, namun banyak orang dari luar kota bahkan luar pulau datang ke kota ini hanya untuk mengadu nasib di perantauan bisa dibilang kota ini adalah kiblatnya dunia industri.
Kanlay Wira Pratama, hanyalah seorang anak yang terlahir dari keluarga biasa saja tetapi ambisinya yang sangat besar membawanya ke dunia yang penuh tipu daya, dia mencoba bertahan dari kerasnya kehidupan yang setiap hari dia lauli, bertahan dari hari ke hari hanya demi mewujudkan apa yang dia inginkan.
Di dalam gedung pabrik yang hanya ada deru suara mesin, dan teriakan dari atasan memecah keheningan di dalam gedung.
" BraKK "....,
Seketika fokus kerja pun hilang, ketika monster itu berdiri tepat di sampingku sambil membawa sebuah obeng dan memukul ke arah meja setiap kata yang dia ucapkan terdengar memaki begitu kasar.
Begitu sering nya kata pedas itu terucap dengan entengnya, namun apalah daya hanya bisa menahan amarah, bertahan karena keinginan yang belum tercapai.
""Huuuuuf"...,
"Sungguh menyebalkan sekali ingin rasanya aku teriak kedepan mukanya, yang songong itu...." gumam Kanlay dalam hati, seiring berjalannya waktu dia ingin merubah sedikit demi sedikit untuk meng upgrade skill kerjanya dia belajar dikala teman yang lain beristirahat, dia gunakan waktu untuk belajar mengoperasikan mesin produksi, ada salah satu teman yang mengetahuinya lalu melaporkan kepada asisten atasannya itu.
"Bu... lihat, dia sepertinya bisa mengoperasikan mesin ini"!
beberapa hari berlalu aku pun dipindah kan yang awalnya hanya sebatas helper sekarang naik satu tingkat menjadi operator mesin, aku fikir setelah aku bisa mengoperasikan mesin orang-orang ini akan bisa sedikit menghargai ku, ternyata ini awal dari uji nyaliku yang sesungguhnya, sebelumnya yang aku fikir kerja itu enak hanya sebatas menyelesaikan tugas dan hanya memikirkan dapat gajih.
"Hmmmf" ...
Ekspektasi nya, jika naik satu skill saja mereka akan mulai berubah sikap.
" Ya Tuhan berat sekali ternyata semakin naik skill maka level uji nyalinya semakin tinggi"!hanya saja di saat aku ingin menyerah karena makian itu, ada sosok laki-laki yang ramah dan perhatian dialah CEO perusahaan ini tidak menyangka disaat aku sedang down si bos mendekatiku dan bertanya.
"Apakah kamu bisa melakukan ini"?....
"Bagaimana cara kamu melakukannya, Apakah kamu tidak lelah"?....
Ternyata CEO perusahaan ini begitu peduli dengan Karyawan nya, dari jauh assisten atasan itu mulai memperhatikan kita, entah apa yang dia pikirkan tatapan matanya sungguh membuatku tidak merasa nyaman, kemudian si bos pun berlalu, bel istirahat akan berbunyi dia hanya berpesan agar kita semangat sembari tersenyum.
Aku pun tidak melewatkan makan siang dan setiap hari aku selalu belajar upgrade skill agar aku bisa memecahkan teka-teki yang ada di fikiran ku ini.
"Bagaimana kalo aku bisa mengoperasikan tiga mesin produksi sekaligus, apakah aku akan naik pangkat"..??!
hayalan ku yang selalu membuat aku bahagia tapi realita kehidupan ini terlalu banyak rintangan, dari mulai masuk kerja, sepertinya aku sudah salah berada di cirkel ini, berkumpul bersama orang-orang bermuka dua, entah kapan aku bisa membalas mereka yang setiap kali hanya bermuka sinis melihat ku, apa karna aku hanya seorang fresh graduate entah kenapa meskipun aku tidak terlalu beruntung karena skill ku yang rendah, tetapi ada daya tarik tersendiri dari dalam diriku.
Terkadang akupun tidak habis pikir mungkin ini kelebihan yang tuhan berikan, yang bisa aku miliki, dengan visual ku yang bermata sipit wajah mirip chaines atau apalah itu, mereka bilang mata ku setiap hari hanya mengantuk padahal ini bawaan sejak lahir, aku tergolong orang yang friendly jadi teman ku cukup banyak di tempat kerja, ada juga yang tertarik kepadaku dan tentu saja atasan itu selalu menghalangiku, seakan aku tidak di ijinkan berinteraksi dengan seniorku, seolah mereka punya cirkelnya sendiri dan setiap kali mereka berbuat tidak baik padaku aku hanya bergumam dalam hati menahan rasa sakit atas perlakuannya, tapi itu tidak berlangsung lama mereka selalu mendapat serangan balik, seolah semesta mendengar keluh kesah ku dan membalaskan nya untuku.
Setelah satu tahun aku bekerja jadi budak korporat banyak sekali kejadian yang tak terduga, setiap kali aku sedang melakukan pekerjaan dan sembari berfikir cara mencari solusi untuk kerjaan yang harus aku selesaikan, seolah potongan kata itu seperti sebuah pesan, yang akan di ucapkan seseorang...!! awalnya aku tidak menyadari bahwa potongan kata yang muncul difikirkan ku sekilas itu akan terucap ulang oleh mulut atasan ku dan awalnya aku tidak pernah menyadari aku hanya berfikir itu hanya sebuah kebetulan.
Seiring berjalannya waktu aku semakin merasa peka terhadap sesuatu hal, sebelum akan terjadi suatu hal aku akan diberikan sebuah pertanda, sekian lama berlalu akupun menggap itu hanya kebetulan saja, dan begitu seterusnya semakin hari semakin kuat, perasaan ku mulai kacau.
Sejak ke anehan sering terjadi secara kebetulan, dengan apa yang muncul di pikiranku, aku pun mulai mencari tahu sebenarnya apa kelebihan yang aku miliki selain visualku yang mirip chaines ini.
Waktu berlalu begitu cepat, seperti biasanya keriuhan suara perpaduan mesin, ketukan pukulan meja menggunakan obeng, dan teriakan suara atasan itu selalu menjadi soundtrack yang selalu bergema di dalam gedung, ada hal yang sangat membuatku sedih yaitu CEO yang baik hati berhati malaikat itu ternyata dipindah tugas oleh presiden direktur, sekan tidak nyata tapi itulah kenyataan pahit yang harus diterima karena sosoknya yang mampu membuat aku semangat, karena hal kecil saja dia perhatian, bahkan hari ulang tahun karyawan saja dirayakan atas permintaan nya, itu akan jadi moment paling berharga dalam pengalaman kerjaku di perusahaan ini, namun aku harus kehilangan sosok nya yang hangat itu.
Setelah aku resmi di angkat jadi karyawan tetap di perusahaan, perasaan awal aku bahagia karena inilah yang di inginkan semua orang, namun mengapa bagiku ini bukanlah hal yang sangat istimewa entah aku yang belum dewasa karena fikirkan ku saat itu hanya mengejar kesenangan, mental ku bisa dibilang belum kuat untuk kerja dibawah tekanan, dan obat ku satu-satunya menghilang sudah, CEO yang jadi penyemangat kerja itu sudah tidak ada lagi untuk memberikan senyuman nya.
Ketika aku sudah tidak ingin memikirkan hal lain dan hanya ingin fokus kerja, tidak di sangka ternyata selama ini ada yang memperhatikan tanpa aku sadari, jika teman satu kost tidak memberitahu, bahwa ada penggemar rahasiaku.
Daftar bab
115 bab
Pilih urutan untuk menemukan bab lebih cepat
115 bab








