Semua novel yang kamu inginkan ada disini
Download
Tukang Pijat Pemikat Wanita

Tukang Pijat Pemikat Wanita

JACKBROWN | Bersambung
Jumlah kata
223.9K
Popular
7.2K
Subscribe
743
Novel / Tukang Pijat Pemikat Wanita
Tukang Pijat Pemikat Wanita

Tukang Pijat Pemikat Wanita

JACKBROWN| Bersambung
Jumlah Kata
223.9K
Popular
7.2K
Subscribe
743
Sinopsis
18+PerkotaanSupernaturalHarem21+
Budi, seorang pemuda yang hidupnya penuh penyesalan, tinggal bersama pamannya yang jahat, bibinya bernama Erna, serta sepupunya, Amanda. Budi bertekad untuk mengubah nasibnya. Keajaiban semakin terjadi ketika ia menemukan sebuah buku misterius. Buku itu tidak hanya berisi ilmu pengobatan dan kebugaran, juga teknik-teknik intim dan cara mengubah fisik tubuh untuk memikat para wanita.
Bab 1 Mimpi

"Apa ini?!" Budi bertanya dalam hati, matanya melebar. Satu menit yang lalu dia berdiri di depan bus yang melaju kencang dan hampir menabraknya, dan di menit berikutnya, dia sudah terbaring di atas tempat tidur—di sebuah kamar yang sudah bertahun-tahun tidak ia masuki.

Itu adalah rumah lamanya, tempat dia dulu tinggal bersama pamannya setelah orang tuanya meninggal.

Dia segera melirik kalender.

"2015?!"

"Itu sepuluh tahun yang lalu..."

"Apa aku... kembali ke masa lalu?"

Dia tidak bisa mempercayainya. Mungkin ini hanya mimpi...

Tiba-tiba, terdengar ketukan di pintu.

"Dasar anak malas! Cepat keluar sekarang! Bagaimana bisa kau masih tidur jam segini?"

Suara itu—dia belum pernah mendengarnya selama hampir lima tahun.

Budi bergegas ke pintu dan membukanya.

Benar-benar dia... iblis itu sendiri.

Pria kecil dan kurus itu telah membuat hidupnya seperti neraka setelah orang tuanya meninggal. Dia menjual rumah mereka dan kemudian tempat pijat yang ditinggalkan orang tuanya untuk Budi.

Budi ingin sekali langsung menerjangnya saat itu juga—tapi dia menahan diri, waspada kalau ini bukan mimpi.

Tapi bagaimana mungkin bukan? Apa ini berarti aku benar-benar kembali ke masa lalu?

"Kenapa kau cuma menatapku seperti itu? Kau mau memukulku?" tanya pamannya, tapi Budi tetap diam. Tatapan matanya membuat pria tua itu sedikit gelisah.

"Kenapa kau masih di rumah? Bukannya kau harusnya sudah membuka tempat pijat sekarang? Kalau bulan ini tidak menghasilkan keuntungan, aku harus mulai mempertimbangkan pilihan lain—"

"Jangan coba-coba," potong Budi, menatapnya tajam hingga pria itu tersentak. "Aku tidak akan membiarkanmu menjual satu-satunya peninggalan orang tuaku."

Pamannya berkedip, terkejut. Budi tidak pernah berbicara seberani ini sebelumnya. Meski begitu, dia tidak mau terlihat kalah oleh anak 19 tahun.

"Aku tidak pernah bilang begitu," balasnya. "Aku hanya bilang mungkin kita harus mempertimbangkan pilihan lain. Tempat pijat itu seharusnya jadi bisnis, tapi setiap bulan selalu rugi. Jadi mungkin tidak ada salahnya—"

"Aku bilang aku tidak akan membiarkannya dijual." Suara Budi tegas.

Pamannya mengertakkan gigi. 'Kalau saja aku tahu dia akan seperti ini, sudah aku jual sebelum dia berumur 18 tahun'. Tapi sekarang Budi sudah dewasa secara hukum, dia butuh persetujuannya.

Namun... masih ada cara lain.

"Baiklah. Pastikan saja kau bisa menghasilkan cukup uang untuk melunasi pinjaman sebelum akhir tahun," katanya.

Budi tidak menunggu dia selesai bicara. Dia membanting pintu tepat di depan wajahnya.

Di luar, pamannya berdiri dengan marah. "Lebih baik kau jaga sikapmu di rumah ini kalau tidak mau hidup di jalanan!"

Budi mendengarnya, tapi tidak menanggapi. Dia tahu itu ancaman kosong. Pamannya tidak akan mengusirnya—tidak sebelum menemukan cara untuk menipu Budi agar menandatangani penyerahan tempat pijat itu.

Dia tidak akan mengulangi kesalahan itu lagi. Tempat pijat itu adalah kenangan terakhir dari orang tuanya, dan dia akan melindunginya dengan segala yang dia punya. Bahkan jika ini hanya mimpi, dia akan memanfaatkannya sebaik mungkin. Dengan semua pengetahuan dari masa depan, hidup ini akan berbeda.

Saat dia berbalik, sesuatu menarik perhatiannya—sebuah buku merah di meja belajarnya.

‘Buku Panduan Teknik Kebugaran Tubuh’

Dia tidak ingat pernah memiliki buku seperti itu di kehidupan sebelumnya.

Penasaran, dia membukanya—dan matanya langsung membelalak kaget.

Itu adalah panduan langkah demi langkah untuk memahami tubuh manusia. Semuanya—anatomi, sistem tubuh, titik-titik tekanan—ditulis dengan bahasa sederhana, lengkap dengan diagram yang rinci.

Dia membalik halaman berikutnya—dan berhenti.

Ada gambar seorang wanita yang sedang disentuh secara intim. Begitu realistis hingga membuat tubuhnya bereaksi.

Halaman berikutnya bahkan lebih eksplisit, menampilkan berbagai ilustrasi hubungan seksual dengan catatan dan label yang detail.

Menjelaskan teknik, titik kenikmatan, reaksi tubuh. Ditulis dengan sangat jelas hingga Budi langsung melihat nilainya.

"Berkah macam apa ini?" gumamnya, air mata mulai berkumpul di matanya.

Dia terus membalik halaman. Salah satu bagian membahas pengobatan herbal—cara meningkatkan fisik dan kesehatan dengan bahan sederhana.

Pamannya sudah pergi, dan bibinya, Erna, tidak akan kembali dalam waktu dekat. Yang dia butuhkan hanya beberapa bahan.

Setelah sedikit ragu, dia memutuskan untuk mencobanya.

Saat dia keluar dari kamarnya, dia menyadari ada seseorang di dalam rumah.

Bukan pamannya. Bukan bibinya.

Itu adalah putri mereka—anak manja itu.

Dia mengenakan crop top tanpa bra, dengan bagian bawah payudaranya sedikit terlihat. Budi menggelengkan kepala.

'Dia memang sama saja seperti ibunya'

Mereka tidak saling bicara—hanya saling melirik saat Budi berjalan melewati. Amanda memandangnya dengan bingung karena cara Budi menatapnya. Baginya, Budi selalu hanyalah parasit—hidup dari orang tuanya.

Padahal sebenarnya, dialah parasitnya. Dia tidak pernah melakukan pekerjaan rumah, selalu berpesta, dan orang tuanya yang membayar semuanya—bahkan saat dia sudah tahun ketiga kuliah.

'Tapi... dia memang cantik'

Di masa depan, Budi tidak pernah melihatnya lagi selama bertahun-tahun. Rumornya dia pindah dengan pacarnya, tapi Budi tahu kebenarannya.

Dia diusir setelah ayahnya mengetahui... dia bukan anak kandungnya.

Tiga tahun dari sekarang, kebenaran itu akan terungkap bahwa Erna telah berselingkuh berkali-kali sebelum menikah dan mungkin beberapa kali setelahnya. Salah satu hubungan itu membuatnya hamil.

'Mungkin aku bisa memanfaatkan informasi ini…’

Lanjut membaca
Lanjut membaca