Semua novel yang kamu inginkan ada disini
Download
RAJA DARI SEMUA SISTEM

RAJA DARI SEMUA SISTEM

satišŸ„³šŸ˜šŸ˜ | Bersambung
Jumlah kata
140.8K
Popular
1.8K
Subscribe
353
Novel / RAJA DARI SEMUA SISTEM
RAJA DARI SEMUA SISTEM

RAJA DARI SEMUA SISTEM

satišŸ„³šŸ˜šŸ˜| Bersambung
Jumlah Kata
140.8K
Popular
1.8K
Subscribe
353
Sinopsis
18+PerkotaanSlice of lifeKekuatan SuperPertualanganZero To Hero
Sejak kemunculan Sistem, dunia tidak lagi sama. Manusia memperoleh kekuatan luar biasa melalui berbagai sistem. Ada yang menjadi miliarder dalam semalam, ada yang menguasai pedang dewa, bahkan ada yang memperoleh keabadian. Di era para pengguna sistem, Arka hanyalah sampah yang bahkan tidak memiliki sistem. Hingga pada hari kematiannya, sebuah notifikasi misterius muncul. [Selamat datang, Raja dari Semua Sistem.] [Otoritas Tertinggi Berhasil Diaktifkan.] Arka bukan mendapatkan sistem biasa. Ia memiliki kekuasaan untuk menciptakan, menyalin, meningkatkan, menghapus, bahkan mengendalikan seluruh sistem yang ada di dunia. Saat para jenius membanggakan sistem mereka, Arka dapat merampasnya. Saat para penguasa dunia mengandalkan kekuatan mereka, Arka dapat mematikannya hanya dengan satu perintah. Namun semakin besar kekuatan yang dimilikinya, semakin dekat pula Arka pada rahasia mengerikan di balik kelahiran semua sistem. Dan ketika kebenaran itu terungkap, seluruh dunia akan menyadari satu hal. Sang Raja telah bangkit.
Bab 1 : Sampah Tanpa Sistem

"Arka, kau gagal lagi."

Suara dingin itu bergema di Aula Kebangkitan Akademi Zenith.

Seisi ruangan langsung hening.

Ratusan pasang mata tertuju pada seorang pemuda berusia delapan belas tahun yang berdiri di tengah lingkaran ujian.

Di atas kepalanya tidak ada apa-apa.

Kosong.

Sementara di atas kepala para siswa lain, simbol sistem bercahaya terang.

Ada Sistem Pedang.

Sistem Sihir.

Sistem Petarung.

Sistem Penembak Jitu.

Bahkan ada Sistem Miliarder yang memungkinkan pemiliknya menghasilkan uang hanya dengan menyelesaikan misi harian.

Namun Arka berbeda.

Sejak lahir hingga sekarang, ia tidak pernah memiliki sistem.

Tidak sekalipun.

Instruktur tua di depan aula menghela napas panjang.

"Sudah tiga kali ujian kebangkitan dan hasilnya tetap sama."

"Arka, kau dinyatakan gagal."

Suara tawa langsung meledak dari segala arah.

"Hahaha! Sampah tetaplah sampah!"

"Aku heran kenapa dia masih datang ke akademi!"

"Kalau aku jadi dia, lebih baik sembunyi di rumah daripada mempermalukan diri sendiri."

"Manusia tanpa sistem tidak punya masa depan!"

Arka menundukkan kepala.

Wajahnya tetap tenang.

Namun kedua tangannya mengepal kuat.

Lima tahun.

Selama lima tahun terakhir ia hidup dalam hinaan.

Di dunia ini, sistem adalah segalanya.

Mereka yang memiliki sistem kuat akan dihormati.

Mereka yang memiliki sistem langka akan dipuja.

Dan mereka yang tidak memiliki sistem...

Dianggap tidak lebih dari sampah.

"Keluar dari arena."

Perintah instruktur membuat Arka tersadar.

Ia melangkah turun dari panggung ujian.

Tawa dan ejekan masih terdengar di belakangnya.

Namun yang paling menyakitkan bukanlah itu.

Melainkan seseorang yang berdiri di barisan depan.

Luna.

Gadis cantik berambut hitam panjang yang sudah dikenalnya sejak kecil.

Dulu mereka selalu bersama.

Bermain bersama.

Belajar bersama.

Bermimpi bersama.

Namun sekarang...

Saat mata mereka bertemu, Luna segera memalingkan wajah.

Seolah malu mengenalnya.

Hati Arka terasa sesak.

Bukan karena kebencian.

Melainkan karena kenyataan.

Mereka kini hidup di dunia yang berbeda.

Luna baru saja membangkitkan Sistem Es Rank A.

Sedangkan dirinya...

Masih manusia biasa.

---

Sore hari.

Arka berjalan sendirian keluar akademi.

Langit Kota Zenith berwarna jingga.

Gedung-gedung pencakar langit menjulang tinggi.

Mobil terbang melintas di udara.

Drone keamanan berpatroli di langit.

Di layar hologram raksasa yang menempel pada gedung tertinggi kota, wajah para pengguna sistem terkuat dunia ditampilkan.

Mereka disebut Para Raja.

Para Penguasa.

Para Pahlawan.

Salah satu wajah yang muncul adalah Leon Hart.

Pengguna Sistem Pedang Rank SS.

Pahlawan nomor satu Kota Zenith.

Di bawah fotonya tertulis:

"Manusia terkuat yang pernah lahir di kota ini."

Arka menatap layar itu beberapa saat.

Lalu tersenyum pahit.

Mungkin hidupnya akan jauh berbeda jika ia memiliki sistem.

Namun kenyataan tidak bisa diubah.

Setelah kedua orang tuanya meninggal lima tahun lalu, ia hidup sendirian di kontrakan kecil.

Tidak ada keluarga.

Tidak ada kekuatan.

Tidak ada masa depan.

Yang tersisa hanyalah dirinya.

---

Malam tiba.

Arka bekerja paruh waktu mengantar barang.

Meski penghasilannya kecil, setidaknya cukup untuk membayar sewa kontrakan.

Saat sedang mengendarai motor tua di distrik pusat, tiba-tiba sirene darurat berbunyi.

WUUUUUUUUU—

Seluruh kota langsung berubah kacau.

Orang-orang menghentikan aktivitas mereka.

Wajah mereka pucat.

Di layar hologram jalanan muncul tulisan merah besar.

PERINGATAN DARURAT

PORTAL MONSTER TERDETEKSI

Jantung Arka langsung berdegup kencang.

Portal.

Bencana yang selalu ditakuti manusia.

Portal adalah gerbang menuju dimensi monster.

Ketika terbuka, makhluk-makhluk mengerikan akan keluar dan menyerang manusia.

Dalam hitungan detik, langit malam terbelah.

Sebuah pusaran hitam raksasa muncul di tengah kota.

BOOOOM!

Ledakan energi mengguncang tanah.

Jeritan terdengar dari segala arah.

"Lari!"

"Portal muncul!"

"Monster keluar!"

Orang-orang berhamburan.

Mobil saling bertabrakan.

Gedung-gedung bergetar.

Kemudian sesuatu keluar dari portal.

Seekor monster setinggi tiga lantai.

Tubuhnya dipenuhi sisik hitam.

Matanya merah menyala.

Taringnya sepanjang lengan manusia.

Aura mengerikan menyelimuti seluruh area.

"Auman Neraka!"

RAAAAAAAWRRR!

Gelombang suara monster itu menghancurkan kaca-kaca gedung di sekitarnya.

Arka merasakan telinganya berdenging.

Wajahnya pucat.

Monster itu jauh lebih kuat daripada yang pernah ia lihat.

---

Tak lama kemudian para pengguna sistem mulai berdatangan.

Puluhan.

Ratusan.

Mereka menyerang monster bersama-sama.

Api.

Petir.

Es.

Pedang energi.

Berbagai serangan menghantam tubuh monster.

Namun hasilnya nyaris tidak ada.

BRAK!

Satu sapuan cakar membuat belasan pengguna sistem terpental.

BOOM!

Satu hentakan kaki menghancurkan jalan raya.

Monster itu terlalu kuat.

"Ini minimal Rank S!"

teriak seseorang.

Kerumunan langsung panik.

Monster Rank S sangat jarang muncul.

Bahkan satu kota bisa hancur jika tidak ditangani dengan benar.

Arka ikut mundur.

Ia tahu dirinya tidak berguna di medan seperti ini.

Namun saat hendak pergi, sesuatu menarik perhatiannya.

Seorang anak kecil terjatuh di tengah jalan.

Usianya mungkin baru enam tahun.

Ia menangis ketakutan.

Ibunya terpisah di tengah kerumunan.

"Bu... Ibu..."

Monster itu menoleh.

Tatapan merahnya langsung mengarah ke anak kecil tersebut.

Arka membeku.

Semua orang sibuk menyelamatkan diri.

Tak ada yang memperhatikan anak itu.

Tak ada yang bergerak.

Tak ada yang peduli.

"Brengsek."

Arka mengutuk pelan.

Lalu berlari.

---

"Hei!"

Arka meraih tangan anak kecil itu.

"Cepat bangun!"

Anak itu menangis.

"Aku takut..."

"Ayo ikut aku!"

Namun semuanya terlambat.

Monster Rank S sudah berada tepat di depan mereka.

Bayangan tubuh raksasanya menutupi cahaya kota.

Mata merah monster itu menatap mereka seperti melihat semut.

Arka menggertakkan gigi.

Ia tahu dirinya tidak mungkin selamat.

Namun ia tetap berdiri di depan anak kecil tersebut.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya...

Ia tidak ingin lari.

RAAAAAWRRR!

Monster mengangkat cakarnya.

Energi hitam berkumpul di ujung kuku-kukunya.

Lalu menghantam turun.

BOOOOOOM!

Dunia seolah berhenti.

Tubuh Arka terlempar.

Tulang-tulangnya terasa hancur.

Darah keluar dari mulutnya.

Pandangan mulai kabur.

Suara orang-orang perlahan menghilang.

"Aku... akan mati..."

Aneh.

Tidak ada rasa takut.

Yang ada hanya penyesalan kecil.

Ia belum sempat menjadi seseorang.

Belum sempat membuktikan dirinya.

Belum sempat hidup seperti manusia normal.

Kelopak matanya perlahan tertutup.

Gelap.

Semuanya menjadi gelap.

Namun tiba-tiba...

DING!

Suara mekanis terdengar di dalam kepalanya.

Arka membuka mata sedikit.

Cahaya emas memenuhi pandangannya.

Sebuah layar transparan muncul di hadapannya.

[Deteksi pengguna berhasil.]

[Sinkronisasi dimulai.]

[1%...]

[15%...]

[38%...]

[67%...]

[99%...]

Tubuh Arka bergetar.

Apa ini?

DING!

[Selamat datang, Raja dari Semua Sistem.]

[Otoritas Tertinggi Berhasil Diaktifkan.]

[Anda adalah penguasa seluruh sistem yang ada di dunia.]

Mata Arka membelalak.

Raja dari Semua Sistem?

Apa maksudnya?

Belum sempat berpikir lebih jauh, layar baru muncul.

[Target Terdeteksi.]

[Monster Rank S.]

[Apakah Anda ingin mengambil alih sistem target?]

Arka terdiam.

Di kejauhan, monster yang sedang mengamuk tiba-tiba membeku.

Mata merahnya berubah.

Tubuhnya gemetar.

Seolah merasakan sesuatu yang lebih tinggi dari dirinya.

Dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya...

Arka merasakan kekuatan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.

Kekuatan yang berada di atas semua sistem.

Kekuatan seorang raja.

Bersambung...

Ikuti terus kisah Arka jangan lupa tinggalkan komentar dan bintang 5 iy readers

Lanjut membaca
Lanjut membaca