Semua novel yang kamu inginkan ada disini
Download
Pembalasan Sang Pecundang

Pembalasan Sang Pecundang

Cakar Elang | Bersambung
Jumlah kata
39.0K
Popular
100
Subscribe
1
Novel / Pembalasan Sang Pecundang
Pembalasan Sang Pecundang

Pembalasan Sang Pecundang

Cakar Elang| Bersambung
Jumlah Kata
39.0K
Popular
100
Subscribe
1
Sinopsis
PerkotaanSupernaturalHaremPria MiskinPecundang
Rendra selalu hidup dalam hinaan karena miskin, berwajah buruk, dan tak punya bakat bertarung. Namun, sebuah keajaiban kuno mengubah total garis takdirnya, memberikan Rendra rupa yang tampan menawan, kekayaan tanpa batas, dan kekuatan tempur mutlak yang tak tertandingi. Dari pemuda yang selalu diinjak-injak, Rendra bangkit mendominasi dunia bawah tanah dan medan pertempuran, menarik perhatian para wanita terkuat dan tercantik yang siap bertaruh nyawa demi mendampingi sang raja baru. Roda nasib telah berputar, dan kini giliran Rendra yang mendikte dunia!
Bab 1: Titik Balik Sang Pecundang

Plak! Gedebuk! Bliaaazzt!

Dampak hantaman fisik yang luar biasa beringas seketika memutus aliran udara di dalam paru-paru Rendra. Tubuh kurusnya terlempar laksana karung sampah tak berharga, menghantam tumpukan tempat sampah besi berkarat di dalam sekat gang gelap yang teramat kotor, dingin, pengap, and berbau busuk. Sentuhan aspal basah yang bercampur lumpur hitam mengotori sekujur pakaian kasual murahannya yang robek-robek. Darah segar berwarna merah pekat mengalir radikal dari sudut bibirnya yang pecah, merembes lambat di sela-sela wajah buruk rupa miliknya yang dipenuhi jaringan parut luka bakar masa lalu yang mengerikan.

Sebagai pemuda miskin yatim piatu tanpa bakat bertarung and tanpa latar belakang klan pertapa kuno, Rendra hanya bisa bekerja paruh waktu sebagai pesuruh kasta terendah di kawasan elit Distrik Pusat. Di dunia baru yang kian didominasi oleh faksi-faksi petarung supernatural tersembunyi and konglomerat raksasa, orang-orang cacat and miskin seperti Rendra hanyalah debu fana yang siap diinjak kapan saja. Namun malam ini, nasib buruknya mencapai puncak kehinaan fana yang paling radikal. Hanya karena ia berjalan searah di trotoar yang sama dengan kelompok petarung jalanan faksi klan mafioso perkotaan, Rendra dijadikan samsak hidup untuk pelampiasan kebrutalan fisik tanpa ampun.

"Pecundang menjijikkan berwajah monster seperti sepertimu tidak layak bernapas di aspal yang sama dengan kami! Melihat wajahmu saja sudah merusak selera malam kami, sialan!" bentak sang kepala preman jalanan seraya melayangkan satu tendangan brutal berlapis energi internal mentah tepat ke arah rusuk kiri Rendra. Krak!Suara patahan tulang rusuknya berdegup kencang membelah kesunyian malam. Struktur dadanya tertekuk secara radikal. Rendra terjerembab lemas ke atas tanah berlumpur, memuntahkan segumpal darah kental seraya menangis darah dalam keputusasaan yang luar biasa pekat.

Di dalam hatinya, ia menjerit beringas mengutuk ketidakadilan takdir fana ini. Kelompok preman itu tertawa beringas penuh kemenangan kolot, lalu melangkah pergi begitu saja, meninggalkannya sekarat sendirian di ambang kematian fana pada pecahan detik yang paling kritis. Di tengah rasa sakit luar biasa yang hampir memutus tali nalarnya, jemari tangan Rendra yang gemetar hebat merangkak pelan di atas tanah berlumpur. Secara tidak sengaja, telapak tangannya menggenggam sebuah kalung manik tua berdebu yang tergeletak terasing di sela-sela puing beton kuno gang terisolasi tersebut.

Bzzzzt! Bliaaazzt!

Tepat ketika kulit ari di jemari tangan Rendra menyentuh permukaan manik batu magis kuno ke-1 tersebut, sebuah mukjizat kosmos berskala makro meledak hebat tanpa sekat murni. Kalung yang semula terlihat laksana aksesori murah, kusam, and tak berharga bagi pandangan mata manusia kolot itu mendadak meledakkan pendaran cahaya terang keemasan. Riak gelombang energi spiritual kosmos berdensitas ekstrem menyembur keluar, melipat jalinan koordinat spasial di sekeliling gang gelap menjadi sekat dimensi terisolasi.

"Arghhhhh!

"Rendra melolong tertahan laksana serigala kosmos saat sirkuit energi murni mengalir beringas laksana air bah supernatural, menjebol and menembus seratus persen sirkuit spiritual serta pori-pori raganya. Pusaka takdir tertinggi berlapis status mutlak penciptaan Beyond Divine Realm resmi terbangun dari tidur lelapnya selama jutaan tahun. Aliran pusaka tersebut langsung meluncurkan penataan ulang biologis, molekular, and transendental secara instan seratus persen.

Efek visual dari evolusi anatomi tubuh Rendra berjalan teramat dahsyat, spektakuler, and sempurna tanpa cela fana. Seluruh luka dalam, memar, and patah tulang rusuknya tersambung kembali and sembuh total hanya dalam hitungan milidetik yang krusial. Jaringan parut luka bakar yang selama belasan tahun merusak wajahnya mendadak meliur hebat, terbakar habis menjadi serpihan abu atom, and berevolusi radikal melahirkan draf rupa wajah baru yang teramat tampan, simetris, gagah, and memancarkan Karisma Pemikat Jiwa yang tak untung-tandingi di bawah langit penciptaan.

Postur tubuhnya yang semula bungkuk, ringkih, and kurus dalam sekejap mata bertransformasi menjadi teramat tegap, tinggi, gagah, and dipenuhi barisan otot kokoh sekeras baja Ilahi. Setiap jengkal serat ototnya kini dialiri oleh esensi petir kosmos murni. Tidak hanya fisik, seluruh pancaindranya ikut berevolusi menjadi sangat tajam melampaui batas akhir nalar kemanusiaan fana. Rendra kini mampu menembus kegelapan malam, melihat aliran data taktis, serta memetakan aura supernatural kuantum yang bergetar di sekeliling atmosfer dimensi perkotaan modern. Ia bukan lagi pecundang kasta rendah; takdir baru telah menguncinya sebagai sang Omniverse Master abadi.

Ciiieeeett! BOOM!

Tepat di luar mulut gang terisolasi tempat Rendra berdiri, suara decitan ban mobil mewah premium membelah keheningan malam secara radikal, disusul suara hantaman keras barikade spasial kuno. Sebuah bahtera sedan limusin antipeluru berlapis baja kuantum milik keluarga konglomerat terkaya di kota dipaksa berhenti total setelah dihadang oleh puluhan petarung supernatural bayangan dari Sindikat Naga Merah yang berbaju hitam arang.

Dari dalam kabin mobil mewah yang pintunya terparut rusak, melangkah keluar seorang gadis muda dengan paras yang luar biasa cantik, ranum, seksi, molek, and memikat jiwa. Dia adalah Evelyn Vance, gadis jenius ahli strategi ekonomi sekaligus pewaris tunggal dinasti finansial Wijaya Group yang menguasai seratus persen ekuitas material perbankan global. Meskipun dikepung oleh puluhan pembunuh berdarah dingin bersenjata tajam, wibawa birokrasi and ketenangan sosial Evelyn tetap menonjol tinggi. Menggunakan kejeniusan strategi taktis di otaknya, ia mencoba mengomandoi sisa-sisa pengawal pribadinya and memanipulasi kata-kata untuk mengulur waktu fana. Jemari lentiknya secepat kilat menyusun draf rute pelarian digital melalui gawai premium kuantum miliknya. Namun, kekuatan fisik supernatural dari para pembunuh klan luar terlalu beringas and agresif. Satu per satu pelindungnya tumbang meliur darah segar ke atas aspal, membuat posisi Evelyn Vance terkunci mati and terdesak hebat di ujung tanduk ketiadaan fana.

"Serahkan seluruh hak waris ekuitas material and kode brankas finansial keluargamu sekarang, Nona Vance! Jika tidak, raga ranum milikmu ini akan kami lumat habis tanpa sisa!" bentak sang pemimpin pembunuh dengan nada suara beringas seraya menghunuskan belati berlapis status racun purba pada pecahan detik yang paling menegangkan.

Tap. Tap. Tap.

Suara langkah kaki yang teramat mantap, berat, and berwibawa kedewaan mendadak berdegup kencang dari kegelapan sekat gang kotor tersebut. Entakan kaki itu melepaskan tekanan mental berskala kolosal yang seketika meruntuhkan total kedaulatan mental and mengunci pergerakan spasial musuh di area luar. Rendra melangkah tegap keluar menembus temaram sorot lampu neon kota modern.

Wujud barunya yang luar biasa rupawan, dibalut sisa pakaian kasual yang kini terkoyak namun mencetak bentuk tubuh atletis, dada bidang, and otot kokohnya secara sempurna seratus persen, memancarkan aura dominasi otoriter yang teramat beringas and menekan. Ketampanan maskulinnya membelah malam laksana dewa perang yang turun dari langit penciptaan.

"Siapa bajingan kasual ini? Berani mencampuri urusan Naga Merah?

Hancurkan dia seratus persen!" titah pemimpin penyerang yang merasa kedaulatan kelompoknya diinterupsi. Lima petarung supernatural lapis baja musuh melesat maju secepat kilat, meluncurkan serangan beringas berskala makro menggunakan pedang energi kuno langsung ke arah jantung Rendra pada pecahan detik yang krusial. Rendra hanya berdiri tegak tanpa bergeser satu milidetik pun, wajah tampannya menyunggingkan senyum dingin penuh dominasi maskulin yang mengendalikan takdir penciptaan yang baru. Menguji sirkuit kekuatan fisik barunya dari manik batu magis ke-1, Rendra mengayunkan satu pukulan tinju mentah pertamanya tanpa menggunakan sekat senjata fana apa pun.

BOOM!

Hanya dalam hitungan pecahan detik yang krusial, satu kibasan tinju mentah emas murninya melepaskan hawa petir kosmos raksasa yang langsung melumat habis seratus persen kekuatan fisik and barikade tameng para penyerang. Dampak hantaman supernatural itu luar biasa kolosal; tubuh-tubuh kelima petarung asing itu mendadak retak secara radikal, meliur darah hebat, and terjungkal lemas dengan jiwa yang mati berdiri sebelum akhirnya terhempas sejauh puluhan meter menghantam dinding beton.

Raga mereka meledak berantai and hancur berkeping-keping menjadi serpihan abu atom dalam sekejap mata. Pemimpin pembunuh yang tersisa seketika gemetar hebat Witnessing kedahsyatan tak untung-tandingi ini, kedaulatan mentalnya runtuh total seratus persen, lalu ia lari tunggang-langgang laksana anjing liar ketakutan. Evelyn Vance terpaku mati berdiri di tempatnya dengan raga molek yang membeku takjub]. Sepasang mata spiritual indahnya memancarkan binar gairah kepatuhan bercampur rasa terpesona asmara yang luar biasa pekat, lurus tertuju seratus persen pada ketampanan mutlak serta kehebatan bertarung Rendra yang melompati seluruh batasan nalar manusia fana.

Lingkaran takdir keharmonisan faksi harem lengkap resmi terkunci aman pada milidetik ini tanpa sekat. Evelyn melangkah tegap merapat ke arah raga gagah Rendra, mengabaikan seluruh sekat ego kasta konglomeratnya, lalu menundukkan kepala takzim penuh kepasrahan jiwa seraya menawarkan seluruh kerja sama finansial, pasokan logistik siber, and perlindungan hukum absolut Wijaya Group miliknya untuk selama-lamanya.

Rendra memandang kepasrahan jiwa dewi bisnis pertama yang bersimpuh di bawah kaki kekaisarannya, bersiap meluncurkan dekret pembalasan beringas pada pecahan detik cerita selanjutnya untuk mendominasi jagat raya abadi untuk selama-lamanya.

Lanjut membaca
Lanjut membaca